Pemkab Samosir Gelar Pelatihan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat - Jakarta Observer - Breaking News & Opinion

Pemkab Samosir Gelar Pelatihan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat

Pelatihan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat di Ronggur Nihuta, Samosir.
SAMOSIR, JO- Pemkab Samosir menggelar Pelatihan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) di Aula Kantor Camat Ronggur Nihuta, Kamis (20/2/2020).

Pelatihan itu dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Ir H Aspan Sofian, MM, Camat Ronggur Nihuta Sitor Silalahi, Kepala Desa dan BPD se-Kecamatan Ronggur Nihuta, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.

Pada kesempatan ini, Bupati Samosir melalui Kepala Dinas PPAMD Drs Amon Sormin, MM menyampaikan pelatihan PATBM ini diharapkan bukan sekedar melaporkan, tetapi juga melakukan koordinasi-koordinasi dan juga informasi untuk pencegahan.

"Nantinya akan diadakan pertemuan-pertemuan rutin bersama masyarakat untuk terus bersosialisasi terkait pentingnya melindungi dan menjaga anak," kata Amon Sormin.

Norton home page: Cybercrime has evolved. Now, our protection has too.

Bersihkan dan Lindungi Website Anda Visit Sucuri

Kadis PPAMD menambahkan, konsep pelatihan ini ingin mengembalikan semangat "habatahon" terkait anak yakni "Sisada lulu anak sisada lulu boru".

"Sikap seperti itu perlu ditingkatkan untuk saling menjaga bukan saja anak sendiri namun juga turut menjaga anak orang lain. Adanya kepedulian para orang tua kepada seluruh anak di sekitarnya," ujar Amon.

Tim ini, kata Amon Sormin, ada di setiap desa di Kecamatan Ronggur Nihuta dan dibina langsung oleh kepala desa. "Dengan terbentuknya tim ini maka ada wadah di desa yang bertugas untuk memberikan perlindungan kepada anak, agar tidak mendapat perlakuan kasar, bukan hanya dari luar tetapi juga dari rumah tangga masing-masing," kata Amon Sormin.

Mantan Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir ini berharap dengan adanya pelatihan dan pembentukan tim itu, maka wilayah tersebut dapat menjadi wilayah yang layak anak secara umum di Kabupaten Samosir.

"Adanya kedekatan antara orang tua dan anak dimanapun itu. Sehingga anak dapat terus terpantau oleh orang tuanya. Kebersamaan dan kedekatan orang tua kepada anak menjadi salah satu cara memberikan perlindungan kepada anak," pungkasnya.




Danramil 03/Pangururan, Kapt Inf Donald Panjaitan melalui Babinsa Ronggur Nihuta Serda T Sitinjak mengatakan, pihaknya ikut aktif dalam pelatihan tersebut karena TNI adalah bagian dari masyarakat.

"Ini sangat penting disosialisakan kepada masyarakat guna mengurangi dan mencegah perlakuan semena-mena orang tua terhadap anak-anak," kata Sitinjak.

Menurutnya melalui pelatihan tersebut, para orang Tua dapat memberikan perhatian kepada anak dan memberikan pelajaran lebih dini untuk menghindari hal-hal yang tidak baik demi terciptanya anak-anak yang cerdas bagi nusa dan bangsa Indonesia.

"Membentuk karakter anak dengan baik. Karena seperti kita ketahui bahwa anak adalah generasi penerus untuk bangsa," ujar Serda T Sitinjak.(fsrt)


Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.