Pidato Jokowi Visi Indonesia (2): Ini Bukan Tentang Aku atau Kamu, tapi Bangsa Kita Bersama - Jakarta Observer - Breaking News & Opinion

Pidato Jokowi Visi Indonesia (2): Ini Bukan Tentang Aku atau Kamu, tapi Bangsa Kita Bersama

Joko Widodo (Jokowi)
JAKARTA, JO- Calon presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi), Minggu (14/7/2019) malam menyampaikan pidatonya dalam acara Visi Indonesia yang digagas relawan.

Salah satu hal yang disoroti Jokowi, yang hadir bersama cawapres terpilih KH Ma'ruf Amin di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Minggu (14/7/2019) pukul 20.00 WIB, Jokowi mengingatkan kepada semua pihak saatnya kini untuk memikirkan bangsa Indonesia.

"Ini bukanlah tentang aku, atau kamu. Juga bukan tentang kami, atau mereka. Bukan soal Barat atau Timur. Juga bukan Selatan atau Utara. Sekarang bukan saatnya memikirkan itu semua. Tapi ini saatnya memikirkan tentang bangsa kita bersama. Jangan pernah ragu untuk maju karena kita mampu jika kita bersatu!" kata Jokowi yang disambut riuh ribuan peserta di SICC.

Menurut Jokowi, Indonesia maju adalah Indonesia yang tidak ada satu pun rakyatnya tertinggal untuk meraih cita-citanya. Indonesia yang demokratis, yang hasilnya dinikmati oleh seluruh rakyat. Indonesia yang setiap warga negaranya memiliki hak yang sama di depan hukum.




"Indonesia yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi kelas dunia. Indonesia yang mampu menjaga dan mengamankan bangsa dan negara dalam dunia yang semakin kompetitif."

Jokowi juga mengingatkan bahwa mimpi-mimpi besar hanya bisa terwujud jika kita bersatu, jika kita optimis, jika kita percaya diri.

Indonesia, begitu Jokowi, adalah negara besar. Negara dengan 17 ribu pulau. Dengan letak geo-politik yang strategis. "Kita adalah negara yang ber-Bhinneka Tunggal Ika! Memiliki kekayaan budaya yang luar biasa. Demografi kita juga sangat kuat! Jumlah penduduk 267 juta jiwa, yang mayoritas di usia produktif," sambungnya.

Itu sebabnya, Kita harus optimis menatap masa depan, harus percaya diri dan berani menghadapi tantangan kompetisi global.

"Kita harus yakin bahwa kita bisa menjadi salah satu negara terkuat di dunia," begitu Jokowi. (jo-2)



Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.