Tim Jaguar Polresta Depok Tangkap "Tuyul" yang Suka Gentayangan - Jakarta Observer - Breaking News & Opinion

Tim Jaguar Polresta Depok Tangkap "Tuyul" yang Suka Gentayangan

"Tuyul" gentayangan yang ditangkap polisi.
DEPOK, JO- Polisi akhirnya menangkap A,13, bocah yang masih duduk di bangku SMP karena kerap 'bergentayangan' dengan dandanan ala tuyul. Aksi bocah ini meresahkan warga Tanah Baru, Kecamatan Beji, Depok, Jawa Barat. Mendapat laporan warga, A diamankan Tim Jaguar Polresta Depok, Minggu (14/7/2019).

Ketua Tim Jaguar Polresta Depok Iptu Winam Agus mengatakan anggotanya yang sedang melakukan patroli langsung mengamankan A yang duduk di dekat sebuah jembatan.

“Anggota kami melihat anak tersebut duduk di jembatan penuh dengan bedak putih, kepala botak seperti tuyul, dan menggunakan celana plastik warna putih,” terang Iptu Winam di Mapolresta Depok, Senin (15/7/2019).

Menurut Iptu Winam, anggota Tim Jaguar yang melihat hal itu langsung mendekati bocah tersebut, namun saat didekati bocah berlari ke arah semak-semak.

"Anggota kami kemudian menyisir semak-semak itu dan menemukannya sedang tengkurap di tanah," terangnya.

Saat diamankan, bocah tersebut hanya mengenakan celana dari kantong plastik dan tubuh tuyul gadungan tersebut berwana putih dan berkepala plontos.

"Kami lihat badannya itu putih, ternyata dilumuri tepung sepertinya ya. Kepalanya plontos," tuturnya.
Iptu Winam mengungkapkan, A mengaku melakukan aksinya bersama tiga bocah lainnya. Namun ketiga temannya melarikan diri. A kemudian diberikan arahan untuk tidak melakukan perbuatan berdadan ala tuyul.

"Kepada polisi, bocah itu mengaku berdandan seperti tuyul untuk menakut-nakuti warga yang sedang melintas. Kami beri nasihat dan arahan, karena ini bahaya bila ada orang yang melintas dan memiliki riwayat penyakit jantung. Kemudian juga dia bisa jadi sasaran orang yang diganggunya dan berujung ke tindak kriminal," tutur Iptu Winam.

Iptu Winam menambahkan motif A menimbulkan ketakutan merupakan bagian dari mengerjai orang ala tuyul. Tujuannya untuk konten di media sosial semata.

"Jadi katanya, aksi ini dilakukan bersama teman-temannya, saat beraksi langsung direkam dari jarak sekira 50 meter. Kemudian hasil rekaman itu di-share di Instagramnya," jelas Iptu Winam.(jo-2)


Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.