Latma Multilateral Komodo 2014: Satgas MEDCAP Bhakti Kesehatan

KRI dr Soeharso-990 kapal rumah sakit yang mendukung
dalam Medical Civic Action Project (MEDCAP) Latma
Multilateral Komodo 2014 di Kepulauan
Natuna dan Anambas. (foto: dispenkoarmabar)
JAKARTA, JO- Dalam rangka mendukung kegiatan Latihan Bersama (Latma) Multilateral Komodo 2014 yang rencananya akan diikuti 16 negara dari ASEAN dan ASEAN plus dengan Direktur Latihan Laksamana Pertama TNI Dr Amarulla Octavian, ST, MSc, DESD yang sehari-hari menjabat Komandan Gugus Tempur Laut Komando Armada RI Kawasan Barat (Danguspurlaarmabar) akan melaksanakan Medical Civic Action Project (MEDCAP) Latma Multilateral Komodo 2014 akan melaksanakan kegiatan bhakti sosial kesehatan di Kabupaten Kepulauan Natuna dan Anambas.

Satgas MEDCAP yang dipimpin Kolonel Laut (K) dr I Dewa Gede Nalendra, SpB(K), SpBKV selaku Komandan Satgas MEDCAP Latma Multilateral Komodo 2014 yang sehari hari menjabat Kepala Rumah Sakit Angkatan Laut (Karumkital) Dr Midiyato S Lantamal IV Tanjungpinang terdiri dari gabungan dokter umum dan spesialis dari TNI AL, TNI AD, TNI AU, UI, Dinas Kesehatan pemda setempat dan Instansi terkait lainnya serta beberapa negara peserta Latma Multilateral Komodo 2014.

Satgas MEDCAP di dukung dengan dua KRI yaitu kapal rumah sakit KRI dr Soeharso-990 dan kapal perang jenis Landing Ship Tank (LST) KRI Teluk Banten-516 yang dilengkapi dengan peralatan kontainer medis.

Dalam siaran pers Dispen Koarmabar di Jakarta, Selasa (4/3), disebutkan sasaran dari Satgas MEDCAP akan melaksanakan kegiatan bhakti sosial kesehatan di desa-desa pulau yang berada di Kepulauan Natuna yaitu Pulau Bunguran Besar, Pulau Laut, Pulau Sedanau dan Pulau Tiga serta Kepulauan Anambas yaitu Pulau Siantan, Pulau Matak, Pulau Jemaja, Pulau Memperuk dan Pulau Mengkait dengan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan pemda setempat.

Adapun bhakti sosial kesehatan yang akan dilaksanakan adalah meliputi pengobatan umum, operasi katarak, operasi bibir sumbing, khitan, tonsillitis,struma, hipermetrop dan hearing problem dengan jumlah pasien berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan setempat direncanakan dengan sasaran di Kabupaten Kepulauan Natuna sebanyak kurang lebih 1.200 pasien, sedangkan di Kabupaten Kepulauan Anambas berjumlah 1.000 pasien.

Dalam pelaksanaannya untuk memudahkan pelayanan akan didirikan posko-posko tenda pelayanan kesehatan dan pasien yang memerlukan operasi bedah dan perawatan akan di laksanakan di KRI dr. Soeharso-990 dan KRI Teluk Banten-516.

Sementara itu, Satgas Engineering Civic Action Project (ENCAP) Latma Multilateral Komodo 2014 dengan kekuatan setingkat Batalyon Marinir, setingkat kompi infanteri TNI AD dan dua pleton Paskhas TNI AU dan bersama pemda dan masyarakat setempat yang tersebar di Kabupaten Kepulauan Natuna dan Anambas masih melaksanakan tahap pembangunan maupun renovasi fasilitas dan sarana umum. (jo-17)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.