NKRI Harus Selalu Dipegang Teguh, Penting Diterapkan di Lingkungan Sekolah
![]() |
| Sosialisasi Empat Pilar di Desa Nenas, Halmahera Timur, Maluku Utara, Sabtu (27/6/2026). |
Saat melakukan Sosialisasi Empat Pilar di Desa Nenas, Halmahera Timur, Maluku Utara, Sabtu (27/6/2026), IYRP menyebut NKRI merupakan bagian inti dari bangsa Indonesia, yang harus selalu dipegang teguh, dimanapun berada.
”Sekolah memiliki peran penting dalam mempersiapkan generasi muda sebagai penerus bangsa dalam menjaga keutuhan NKR). Melalui pendidikan, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga ditanamkan nilai-nilai kebangsaan, persatuan, toleransi, gotong royong, dan rasa cinta tanah air,” kata Irine kepada peserta yang rata-rata adalah siswa-siswi dan orang tua murid dari Halmahera Timur itu.
Nilai-nilai tersebut menjadi dasar penting dalam membentuk generasi yang memiliki karakter kuat serta mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Menurut Irine lagi, penerapan nilai kebangsaan dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan di lingkungan sekolah, seperti upacara bendera, kegiatan sosial, kerja kelompok, organisasi siswa, serta kegiatan yang mendorong sikap saling menghargai perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa.
Dengan demikian, sekolah menjadi tempat yang strategis untuk membangun kesadaran bahwa keberagaman merupakan kekuatan bangsa yang harus dijaga bersama.
Untuk mewujudkan NKRI yang kuat di masa depan, diperlukan generasi muda yang memiliki kemampuan, karakter, dan kepedulian terhadap bangsa. Oleh karena itu, seluruh warga sekolah, baik guru, siswa, maupun tenaga kependidikan, memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang menjunjung persatuan dan kebhinekaan.
Melalui pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila, diharapkan siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, bertanggung jawab, toleran, dan mampu berkontribusi dalam menjaga keutuhan serta kemajuan Indonesia.
Pada bagian lain, Irine menegaskan menjaga NKRI bukan hanya tugas pemerintah atau aparat keamanan, tetapi tanggung jawab seluruh warga negara.
Untuk mewujudkan NKRI yang kuat di masa depan, diperlukan generasi muda yang memiliki kemampuan, karakter, dan kepedulian terhadap bangsa. Oleh karena itu, seluruh warga sekolah, baik guru, siswa, maupun tenaga kependidikan, memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang menjunjung persatuan dan kebhinekaan.
Melalui pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila, diharapkan siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, bertanggung jawab, toleran, dan mampu berkontribusi dalam menjaga keutuhan serta kemajuan Indonesia.
Pada bagian lain, Irine menegaskan menjaga NKRI bukan hanya tugas pemerintah atau aparat keamanan, tetapi tanggung jawab seluruh warga negara.
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan, antara lain dengan menumbuhkan rasa cinta tanah air, mengamalkan nilai-nilai Pancasila, menjaga persatuan dan kesatuan, taat pada hukum dan peraturan, bijak menggunakan media sosial, hingga menjaga kekayaan alam dan budaya Indonesia.(jo3)

Tidak ada komentar: