Wakil Walikota Depok Imam Budi Hartono apresiasi vaksinasi TNI dan Polri.

DEPOK, Jakartaobserver.com - Dalam rangka percepatan program vaksinasi, banyak dibangun sentra vaksin di Kota Depok. Salah satunya di Markas Kodim 0508/Depok.
 
Vaksinasi ini digelar atas inisiasi Kapolres Metro Depok Kombes Pol Imran Edwin Siregar namun dilaksanakan di Kodim 0508/Depok sebagai bentuk sinergi yang bertujuan menyukseskan program vaksinasi nasional dalam rangka mewujudkan kekebalan kelompok.
 
“Apresiasi saya kepada Polres Metro Depok dan Kodim 0508/Depok telah menggelar kegiatan vaksinasi. Hal ini menjadi bukti sinergitas tiga pilar dalam percepatan vaksinasi Covid-19 secara massal kepada masyarakat untuk herd imunity,” kata Wakil Walikota Depok Imam Budi Hartono.
 
Dikatakan sinergi TNI-Polri dalam vaksinasi mempermudah masyarakat dalam memperoleh kekebalan tubuh.
 
Dia pun mengajak masyarakat untuk mengikuti vaksinasi. Dia pun sangat mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi ini karena digelar dalam rangka HUT Bhayangkara namun digelar di Kodim 0508/Depok.
 
“Saya apresiasi sekali ada acara ulangtahun Bhayangkara ke-75 tapi dilaksanakan di Kodim. Terimakasih banyak Pak Kapolres yang telah melaksanakan hari ulang tahunnya di sini (Kodim Depok). Ini surprise banget,” ucapnya.
 
Di tempat yang sama, Dandim 0508/Depok Kolonel (Inf) Agus Isrok Mikraj mengatakan dengan vaksinasi yang masif diharapkan terbentuk herd immunity dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Dalam pelaksanannya, tetap dilakukan protokol kesehatan yang ketat. Sehingga warga tidak perlu khawatir untuk datang dan menjalani vaksinasi.
 
“Kami terapkan prokes ketat karena kami pun ingin agar penyebarannya terputus dan pandemi ini segera berlalu,” katanya.
 
Untuk memvaksin ribuan warga yang datang, dilakukan dengan sangat cepat dan mudah. Warga hanya datang dan membawa kartu tanda penduduk (KTP). Kemudian mendaftar dan dilakukan skrining.
Alur pelaksanaan sudah diatur sedemikian rupa sehingga warga merasa nyaman.
 
“Kami menyiapkan lokasi yang luas dengan tenda-tenda. Kami sudah menyiapkan alur sampai dengan pemberian vaksinasi. Intinya harus sesuai dengan protokol kesehatan jangan sampai menyebabkan kerumunan,”katanya. (gayuh)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.