2.455 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, Wisma Atlet Terisi 75,19 Persen

Wisma Atlet

JAKARTA, JO- Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengumumkan pada Sabtu (12/6/2021) ditemukan 2.455 kasus baru penularan Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta.
 
Jumlah kasus tersebut merupakan hasil pemeriksaan PCR 13.443 orang, dengan hasil 2.455 positif dan 10.988 negatif.Sementara dalam seminggu terakhir, ada 71.616 orang dites PCR.
 
"Jumlah kasus aktif di Jakarta juga naik sejumlah 1.716 kasus. Dengan pertambahan tersebut, jumlah kasus terkonfirmasi secara total di Jakarta hingga hari ini adalah 445.302 kasus," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia.
 
Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 422.121 dengan tingkat kesembuhan 94,8 persen. Sementara, total warga yang meninggal karena Covid-19 adalah 7.557 orang dengan tingkat kematian 1,7 persen.

Dwi mengungkapkan, positivity rate atau persentase kasus positif satu minggu terakhir di Jakarta adalah 15,6 persen. Padahal, WHO menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen.

Tingkat Keterisian Wisma Atlet

Sementara itu Koordinator Humas RSD Covid-19 Wisma Atlet Letkol TNI Laut M Arifin menjelaskan, tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran mulai mengalami peningkatan pada 3-4 pekan pasca-Lebaran. Data per 12 Juni 2021, BOR RS sudah mencapai 75,19 persen.

Jumlah penambahan pasien per hari ini juga mencapai 437 orang dalam sehari. Sehingga, kini Tower 4,5,6, dan 7 Wisma Atlet telah terisi 4.507 pasien yang terdiri dari 2.157 pasien pria dan 2.350 pasien wanita. Sementara kapasitas tempat tidur dari Wisma Atlet berjumlah 5.994.

"Kami ingin menyampaikan ke masyarakat, ini sudah mendekati lampu merah Wisma Atlet. Keterpakaian tempat tidur hari ini sudah mencapai 75 persen," kata Arifin.

Arifin menyebut, apabila pasien yang dirawat di RSD Wisma Atlet bakal meningkat seperti kasus di Januari 2021 lalu, maka pihaknya juga akan membuka kembali Tower 8 dan Tower 9 untuk merawat pasien Covid-19.

Ia melanjutkan, kondisi keterisian Wisma Atlet stagnan sejak Maret-Mei dengan jumlah sekitar 1.000 pasien yang dirawat. Namun, 3-4 pekan pasca-Lebaran, mulai terjadi kenaikan kasus hingga mencapai kumulatif lebih dari 4 ribu kasus.

"Kondisi yang dibawa ke sini lebih banyak bergejala ringan ketimbang tanpa gejala atau OTG," kata dia.

Dengan kondisi yang terjadi dalam sepekan belakang, Arifin mengingatkan perlunya peningkatan perawatan secara insentif di Wisma Atlet. Ia juga meminta masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan 3M yang meliputi memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. (jo3)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.