Samosir Gelar Seminar dan Workshop Meningkatkan Kompetensi Guru di Era Digital - Jakarta Observer - Breaking News & Opinion

Samosir Gelar Seminar dan Workshop Meningkatkan Kompetensi Guru di Era Digital

Seminar dan workshop meningkatkan kompetensi guru di era digital di Mogang, Palipi, Samosir, Sumatera Utara.
PALIPI, JO- Dinas Pendidikan, Kabupaten Samosir menggelar seminar nasional dan workshop meningkatkan kompetensi guru di era digital. Kegiatan tersebut dibuka Bupati Samosir Drs Rapidin Simbolon, MM di Aula HKBP Mogang, Kecamatan Palipi, Senin (31/8/2020).

Kadis Pendidikan Rikardo Hutajulu dalam laporannya menyampaikan, pelaksanaan seminar ini merupakan kerjasama Pemkab Samosir dengan Penerbit PT Erlangga dan akan berlangsung sejak 31 Agustus sampai dengan 5 September 2020 diikuti kepala sekolah dan guru SD dan SMP se-Kabupaten Samosir. Narasumber yang diundang di antaranya Maruli Panjaitan, Nancy Lumbanbatu dan Sabam Silaban.

Bupati Samosir Drs Rapidin Simbolon, MM dalam sambutannya, menyampaikan bahwa seminar ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi guru meningkatkan kapasitas dan kompetensi di era digital saat ini.




Guru adalah ujung tombak sentral peningkatan pendidikan, oleh karenanya kesempatan ini jangan disia-siakan dan diikuti dengan baik sehingga para guru mampu bersaing di era serba digital dan mampu melahirkan karya-karya ilmiah yang baik sebagai salah satu syarat kenaikan pangkat.

Rapidin Simbolon menjelaskan akan perkembangan Samosir saat ini, pembangunan baik infrastruktur maupun SDM sudah semakin pesat. Melalui dukungan Presiden Joko Widodo tentunya dengan jaringan komunikasi politik dari daerah ke pemerintah pusat.

Bupati Samosir menjelaskan penyerapan dana kuranglebih sekitar Rp897 miliar dana dari pemerintah pusat yang saat ini degelontorkan dalam mendukung pembangunan pariwisata dan infrastruktur di Samosir, yang ke depan dapat memberi effect multiplier dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi melalui industri pariwisata.

"Oleh karenanya dibutuhkan SDM yang handal dan mumpuni dalam mengeksekusi dan mengisi pembangunan ini,” ujar Rapidin Simbolon.

Dikatakan, bagi para guru, kegiatan seperti ini merupakan tantangan bagi para tenaga pendidik untuk membentuk dan melahirkan SDM yang handal melalui pendidikan yang berkualitas. (fsrt)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.