PMI DKI Baru Bisa Suplai 70 Persen dari 1.000 Kantong Darah per Hari

PMI
JAKARTA, JO- Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta menyebut sejak pandemi Covid19 stok darah di PMI DKI menipis. PMI DKI baru bisa menyediakan 70 persen dari total kebutuhan untuk rumah sakit per hari, padahal kebutuhan stok 1.000 kantong darah setiap hari.

Karena itu, menurut Ketua PMI DKI Jakarta Rustam Effendi, sesuai Pergub Nomor 88 tahun 2020, kegiatan layanan donor darah saat penerapan kembali PSBB di Ibu Kota tetap dilaksanakan.

"Kebutuhan stok sekitar 1.000 kantong darah setiap hari. Sedangkan saat ini kami baru bisa mencapai 70 persen dari total kebutuhan untuk rumah sakit," kata Rustam Effendi, di Jakarta, Jumat (18/9/2020).




Menurutnya, penerapan protokol kesehatan secara ketat yang diberlakukan yakni mengatur jarak bed yang digunakan warga saat mendonorkan darah, pengukuran suhu tubuh, wajib mencuci tangan menggunakan sabun dan hand sanitaizer serta memakai masker bagi calon pendonor.

"Petugas PMI yang menggelar layanan donor darah juga diperiksa kondisi kesehatan secara rutin, sehingga dipastikan tidak terpapar Covid 19," ungkapnya. (jo3)



Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.