HUT RI ke-75, Pemkab Simalungun Ajak Masyarakat Ikut Protokol Kesehatan - Jakarta Observer - Breaking News & Opinion

HUT RI ke-75, Pemkab Simalungun Ajak Masyarakat Ikut Protokol Kesehatan

Upacara bendera Peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI di Pematang Raya, Simalungun, Sumatera Utara.
PEMATANG RAYA, JO- Bagi rakyat Simalungun, momentum perayaan 17 Agustus merupakan hari yang paling ditunggu-tunggu, karena pada saat itulah di seluruh wilayah Indonesia merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia. Biasanya menjelang hari bersejarah itu pula, banyak kegiatan yang digelar, misalnya siswa sekolah yang giat berlatih tari tarian, sepak bola dan pengibaran bendera merah putih, dan lainnya.

Namun tidak sama dengan tahun ini, semua rencana berubah total karena adanya pandemi Covid-19. Pandemi yang sudah mmenginfeksi 148 ribu orang di Indonesia per tanggal 18 Agustus 2020 itu terpaksa dilaksanakan dengan jumlah peserta yang terbatas, dan sangat minim kegiatan.

Seperti terlihat pada Peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI Tahun 2020 di Pemkab Simalungun yang dilaksanakan di halaman kantor Bupati Simalungun di Pematang Raya, Senin (17/08/2020).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Simalungun Dr JR Saragih, SH, MM, dan sebagai Komandan Upacara Mayor Inf Hasanuddin Bantubara (Pasi Binkomsos Rem 022/PT). Dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daeran (Forkopimda), Wakil Bupati Simalungun, DPRD Simalungun, Sekda, para asisten, staf ahli bupati, pimpinan OPD, ASN, TNI, Polri.

Sementara itu Pembacaan Teks Proklamasi dilaksanakan oleh Wakil Ketua DPRD Simalungun Samrin Girsang dan Pembaca Doa oleh Kakan Kemenag Sakoanda Siregar. Upacara Detik-detik proklamasi Republik Indonesia ditandai dengan sirene dan pengibaran Bendera Merah Putih yang dilaksanakan oleh petugas pengibar bendera, terdiri dari Frengki Sitanggang, Dede Ramadhan dan Yela Lidwina Sembiring.

Usai pelaksanaan upacara pengibaran bendera merah putih selanjutnya Bupati Simalungun bersama Forkopimda dan rombongan mengikuti upacara pengibaran bendera yang dilaksanakan di Istana Merdeka, Jakarta secara virtual di auditorium T Johan Garingging Universitas Efarina.

Ikuti Protokol Kesehatan

Bupati Simalungun seusai upacara pengibaran bendera menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Presiden RI yang telah memberikan perhatian terhadap Kabupaten Simalungun. “Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh arapatur Pemkab SImalungun, TNI dan Polri yang telah bekerjama dalam memutus mata rantai menyebaran Covid 19, sehingga angka pasien Covid menunjukkan penurunan,” katanya.

Bupati juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk sama-sama menolak Covid-19 di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat dengan cara mengikuti protocol kesehatan seperti memakai masker, jaga jarak, menjaga kebersihan/rajin cucitangan, jaga kesehatan dan makan makanan yang bergizi serta berolahraga dan istirahat yang cukup.

Bersihkan dan Lindungi Website Anda Visit Sucuri


Setelah selesai melaksanakan upacara, di kantor bupati JR Saragih bersama pimpinan daerah berangkat ke Simalungun City Hotel di Auditorium T Johan Garingging menyaksikan upacara HUT RI ke-75 , di Istana Merdeka secara virtual, Senin pukul 10 .00 WIB.

Namun sangat disayangkan, pada saat Sangsaka Merah Putih dikibarkan dan lagu indonesia dilantunkan, tepat pukul 10.14 WIB sejumlah pejabat yang hadir terlihat asik bercengkrama. Begitu juga dengan pimpinan kejari Simalungun dan wakil ketua DPRD Simalungun juga terlihat asik bermain HP.

Berbeda dengan Dandim 0207 Simalungun, Kapolres Simalungun, Ketua Pengadilan Negeri Simalungun dan Seketaris Daerah(Sekda) Kabupaten Simalungun terlihat asik dan sangat serius menyaksikan acara kenaikan bendera yang ditayangkan melalui televisi dan secara virtual tersebut.

Ketika media mengonfrimasi hal ini kepada Bupati Simalungun JR Saragih, dia mengatakan bahwa pihaknya hanya menyaksikan kegiatan acara di Istana.

"Kami hanya menyaksikan dan kita sudah membuat acara menaikan bendera di daerah," ungkapnya sembari meminta hal itu jangan salah diartikan karena mereka sudah melakukan upacara sebelumnya. (sn)



Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.