Warga Dua Desa di Simanindo Terima Bantuan Sambako dari Rapberjuang - Jakarta Observer - Breaking News & Opinion

Warga Dua Desa di Simanindo Terima Bantuan Sambako dari Rapberjuang

Tim paslon Rapberjuang membagikan bantuan kepada warga di dua desa.
TOMOK, JO- Tim relawan pasangan calon (paslon) Bupati Samosir Rapidin Simbolon dan Juang Sinaga akrab disapa (RapBerJuang) terus menunjukkan kepedulian dengan membagi bagikan sembako kepada warga terdampak Covid-19, Rabu (27/5/2020).

Kali ini tim paslon cabup Samosir ini bergerak ke Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir Sumatera Utara, untuk berbagi kepada masyarakat Tomok dan desa Huta Ginjang.

Warga mengaku sangat senang dengan adanya pembagian sembako dari tim RapBerjuang mereka mengaku bahwa  bantuan yang diberikan sangat membantu terutama dalam kondisi saat ini, dimana dunia pariwisata di Tomok sedang mati suri akibat dari penyebaran virus corona.

Norton home page: Cybercrime has evolved. Now, our protection has too.

Bersihkan dan Lindungi Website Anda Visit Sucuri

"Selama covid-19 ini pariwisata mati suri padahal warga Tomok ini kebanyakan menggantungkan hidupnya dari dunia wisata. Karena itu kami sangat berterimakasih kepada Tim RapBerjuang," ucap B Sidabutar, seorang warga.

Dalam kegiatan pembagian sembako ini, tim RapBerjuang juga turut mengundang Camat Simanindo Ricardo Sidabutar, serta dihadiri oleh Kepala Desa Tomok Hotman Sidabutar, dan Kepala Desa Hutaginjang Rincan Situmorang.

Dalam sambutannya Ir Juang Sinaga menyampaikan perkembangan kondisi Samosir hingga saat ini aman dari penularan Covid-19, tidak satu orang pun yang tertular, dan Samosir berstatus zona hijau.




Berbeda dengan calon wakilnya yang mengajak masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan dalam mengantisipasi penularan Covid 19, Rapidin Simbolon lebih mengarah kepada warga yang belum dapat batuan dari pemerintah, seperti Bantuan Sosial Tunai (BST) ia mengatakan meng handelnya dari Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa.

"Jadi bagi masyarakat yang tidak dapat bantuan BST jangan khawatir nanti dari BLT akan dapat," ucap Rapidin.(kirman)


Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.