Presiden Jokowi Kucurkan Rp4,6 Triliun untuk Pembangunan Samosir - Jakarta Observer - Breaking News & Opinion
Bupati Samosir Rapidin Simbolon dan anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Effendi Simbolon membagikan kue HUT ke-16 Samosir.
SAMOSIR, JO - Peringatan Hari Jadi Kabupaten Samosir ke-16 menjadi momentum membahagiakan bagi kabupaten ini. Salah satu penyebabnya adalah besarnya perhatian pemerintah pusat dalam hal ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengucurkan anggaran Rp4,6 triliun untuk pembangunan kabupaten di Sumatera Utara ini.

Hal itu disampaikan anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Effendi Simbolon dalam sambutannya pada peringatan Hari Jadi ke-16 Kabupaten Samosir di Pangururan, Kamis (27/2/2020).

"Anggaran dari Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi tercatat tertinggi dikucurkan untuk Kabupaten Samosir dibandingkan dengan 534 kabupaten kota se-Indonesia. Cukup tinggi, mencapai angka Rp 4,6 triliun,” kata Effendi Muara Sakti Simbolon.




Menurut Effendi, yang juga Ketua Umum Punguan Simbolon Boru Bere Ibebere (PSBI) Pusat itu, dati jumlah itu yang sudah terealisasi sebanyak Rp 1,2 triliun untuk pembangunan berbagai proyek dan masih akan direaliasi lagi Rp 3,4 triliun sehingga total seluruhnya Rp 4,6 triliun.

Dengan PAD Samosir yang berkisar Rp 930-an juta itu, kucuran dari Jakarta mudah-mudahan semakin besar lagi di tahun mendatang dan Samosir bisa menjadi Bali Kedua di Indonesia sebagai daerah tujuan wisata internasional.

Norton home page: Cybercrime has evolved. Now, our protection has too.

Bersihkan dan Lindungi Website Anda Visit Sucuri

Harapan Effendi Simbolon termasuk Bupati Samosir Rapidin Simbolon dalam sambutannya yang naik panggung bersama wakil Juang Sinaga, sinergitas yang tinggi oleh pemerintah pusat dengan Pemprov Sumut dan Kabupaten Samosir bisa semakin membaik lagi ke depannya.

"Sudah banyak pembangunan di Samosir dalam periode kepemimpinan, Rapidin Simbolon – Juang Sinaga, sangat kita dambakan untuk melanjutkan berbagai pembangunan di Samosir," ujar Effendi Simbolon .

Dikatakan, dampaknya bagi daerah, walau pekerjaan raksasa itu ditender di Jakarta, ada juga sub-kontraktornya di Samosir. (fsrt)



\

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.