Dua Tersangka Begal Mati Kutu Ternyata yang Ditodongnya Polisi - Jakarta Observer - Breaking News & Opinion

Dua Tersangka Begal Mati Kutu Ternyata yang Ditodongnya Polisi

Dua tesangka begal yang menodong polisi sudah diamankan.
JAKARTA, JO- Dua orang pria, RA dan TK, mati kutu setelah sebelumnya menodong seseorang yang ternyata polisi berpakaian preman di sekitar Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (13/4/2019).

Informasi yang disampaikan Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Lukman Cahyono, Senin (15/4/2019), penodongan terhadap anggota buser Polsek Tanagh Abang itu terjadi saat anggota buser itu tengah melintas di sekitar Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Ketika itu, petugas melihat dua orang yang tengah berboncengan dengan gerak-gerik mencurigakan, apalagi ditambah ada sesuatu benda yang disimpan di balik baju salah satu tersangka.

"Jadi anggota buser kami sedang antisipasi kewilayahan di sekitar Pasar Tanah Abang, kemudian melihat dua orang mencurigakan tengah berboncengan," kata Kapolsek.

Karena merasa curiga dengan dua orang itu, petugas pun mencoba membuntuti dari belakangan, namun keduanya menyadari jika tengah diikuti, lalu berusaha mengencangkan laju kendaraannya.




Setibanya di fly over KH Mas Mansyur Tanah Abang, dua orang itu mencoba menghentikan petugas yang tengah membuntutinya. Bahkan salah satu pelaku yang turun meminta harta benda korban, sembari mengacungkan golok ke arah korban.

"Di saat itu petugas kami langsung memberikan peringatan bahwa dirinya polisi," ujarnya. Sempat panik, kedua pelaku tak dapat berkutik ketika diamankan petugas.

Bahkan pelaku sempat berupaya melarikan diri, namun karena diberikan peringatan keduanya tak dapat berkutik dan menyerahkan diri.

Kapolsek mengatakan pihaknya masih mendalami aksi pelaku, apakah keduanya terlibat aksi begal atau hanya pemuda yang akan ikut tawuran. Meski begitu jika dilihat aksinya pelaku merupakan begal.

Kini keduanya pun diamankan di Polsek Metro Tanah Abang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Bahkan petugas pun juga mengamankan satu bilah sajam jenis golok panjang dan satu unit sepeda motor yang digunakan para pelaku. (jo-8)


Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.