Bupati Rapidin Simbolon menerima PT Inalum di Samosir, Sumut.
PANGURURAN, JO- Bupati Samosir Rapidin Simbolon menyambut hangat kunjungan silaturahmi dari PT Inalum ke Kabupaten Samosir, Sumatera Utara (Sumut).

Rombongan dari PT Inalum ini antara lain Direktur Pelaksana PT Inalum Oggy Achmad Kosasih, Direktur Operasi Sahala Sijabat, Direktur Umum dan HC Carry EF. Mumbunan, SEVP Pengembangan Bisnis Dante Sinaga dan rombonga lainnya. Turut hadir juga Direktur pendapatan dan kapasitas keuangan daerah Direktorat Keuangan Kementerian Keuangan Lisbon Sirait.

Sementara dari jajaran Pemkab Samosir selain Bupati Rapidin Simbolon juga ikut menyambut Sekretaris Daerah Jabiat Sagala, Asisten II Saul Situmorang dan pimpinan OPD di rumah Dinas bupati, Jumat (18/1/2019).

Bupati menjelaskan bahwa daerah penyangga air Danau Toba saat ini sudah sangat terancam dikarenakan kurangnya reboisasi terlebih penebangan liar oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Kodisi ini tentunya akan menjadi sebuah ancaman bagi kelestarian dan keindahan Danau Toba. Pemkab Samosir sendiri, kata Rapidin, telah melakukan upaya pelestarian dengan melakukan penanaman pohon di titik-titik tertentu.

Untuk itu Bupati Rapidin meminta perhatian dan kerjasama PT Inalum untuk penanganan penghijauan di sekitar Danau Toba dan khususnya Kabupaten Samosir sebagai daerah yang memiliki lebih banyak wilayah perairan Danau Toba demi terjaganya kelestarian Danau Toba sebagai sumber air.

Bupati juga menuturkan bahwa proposal CSR Rp1,5 Miliar untuk Geopark Sigulatti sudah sejak lama diusulkan namun hanya sebagian yang baru terelasiasikan. "Belum sepenuhnya dan selalu ditunggu-tunggu untuk pemenuhan fasilitas dan pengembangan pusat informasi Geopark Sigulatti sebagai prioritas wisata di Kabupaten Samosir," ucap Rapidin.

Selain itu,Rapidin juga sangat menyesalkan kejadian yang telah terjadi dalam pembagian CSR yang tidak koordinasi dengan Pemkab Samosir, diharapkan PT Inalum dalam penyaluran CSR harus berkoordinasi dengan Pemkab Samosir sehingga dapat disinkronisasikan dengan rencana pembangunan.




Diantara tujuh kabupaten di sekitaran Danau Toba, Samosir merupakan lokasi strategis dengan pantai terluas yang bersentuhan langsung dengan Danau Toba dibandingkan dengan kabupaten lainnya dengan luas kisaran 65 persen, sehingga wajar Kabupaten Samosir meminta pembagian yang lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat terlebih dalam meningkatkan dan menjaga kelestarian alamnya.

Hal ini menjadi satu tuntutan yang perlu menjadi perhatian penting pemerintah Provinsi Sumatera Utara terkait pembagian hasil atas PT Inalum. Disamping program CSR Bupati Samosir juga berharap kehadiran PT Inalum untuk berkontribusi memberi bantuan lainnya seperti Reboisasi dengan pemberian bibit-bibit unggul, dukungan dalam event-event dalam mempromosikan Samosir sebagai destinasi wisata prioritas.

Direktur Pelaksana PT Inalum Oggy Achmad Kosasi menyampaikan bahwa kunjungan mereka dalam rangka silaturahmi sekaligus untuk bersinergis dalam pengembangan masyarakat melalui CSR di Kabupaten Samosir. "Mudah-mudahan dengan sinergi yang bisa dilaksanakan dapat mensejahterakan masyarakat dan Inalum akan selalu berkontribusi dalam mengembangkan Samosir."

Terkait dana proposal bantuan untuk Gedung Pusat Informasi Geopark Kaldera Toba di Sigulatti, Direksi PT Inalummengatakan akan segera menyelesaikannya.

Dalam kesempatan ini juga Direktur Pelaksana PT Inalum menyerahkan CSR 2018-2019 kepada penerima manfaat yang diserahkan kepada Bupati Samosir dan selanjutnya menyerahkan bantuan tersebut kepada masing-masing penerima.

Bantuan tersebut berupa penanaman pohon seluas 20 ha yang dikelola masyarakat di Kabupaten Samosir, mobiler sekolah SMP 500 set meja kursi, rehabilitasi lahan kritis 30 ha, upgrade taman bacaan masyaraka, dan tabung hujan di daerah sulit air bersih di Desa Simbolon Purba, Kecamatan Palipi.(jabs)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.