Wakil Bupati Membuka Kegiatan Diskusi Forum Politik untuk Pemilu 2019 - Jakarta Observer - Breaking News & Opinion

Wakil Bupati Membuka Kegiatan Diskusi Forum Politik untuk Pemilu 2019

KPUD Samosir
PANGURURAN, JO- Pilihan boleh beda tetapi persatuan dan kesatuan bangsa harus tetap dijaga. Politik uang, politisasi suku, agama, ras, hoax, fitnah dan kampanye negatif tanpa data adalah racun demokrasi.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Samosir Juang Sinaga di Aula Hotel Dainang, Selasa (16/10) saat membuka kegiatan diskusi forum-forum politik untuk menjaga kesolidaritasan dan keharmonisan antar semua masyarakat dalam pemilu serentak tahun 2019.

Menurut Juang Sinaga, pakta integritas yang telah ditanda tangani dalam rangka pengamanan pemilu, diharapkan bisa mendukung terlaksananya pemilu dengan baik dan damai.

"Sebagai mana kita ketahui bersama bahwa pada tanggal 17 april 2019 kita akan melaksanakan pesta demokrasi pemilu serentak yaitu pemilihan DPRD, DPR, DPD dan Presiden. Dalam pemilu serentak ini diharapkan kejujuran kepada calon partai politik di Kabupaten Samosir untuk menjaga keamanan dan kenyamanan sehingga Pemilu Serentak ini dapat terlaksana dengan baik tanpa ada keributan antar calon terlebih di masyarakat," kata Juang.




Lebih lanjut disampaikan kepada masyarakat agar jangan mau diadu-domba dan dibayar pakai uang (money politics) hilangkan sifat Jelek dalam dunia politik, hal ini dikarenakan siapa pun nanti yang terpilih menjadi Presiden memang benar-benar bisa membangun dan mensejahterakan rakyat.

"Terlebih dalam pemilihan anggota dewan kita harus bisa menilai mana yang benar dan terbaik yang bisa membangun Kabupaten Samosir ini, karena kemajuan bangsa Indonesia dimulai dari diri sendiri, dan calon yang berkualitas tidak mengenal money politics,"sambungnya.

Diharapkan kepada Polri dan TNI agar menjaga situasi wilayah Kabupaten Samosir tetap aman dan terkendali, KPU Samosir sebagai penyelenggara dapat melaksanakan tugas dengan baik dan profesional, Banwaslu agar tetap melakukan pengawasan dan mencermati setiap potensi pelanggaran yang terjadi.

"Media, ormas, LSM, OKP, tokoh agama, tokoh masyarakat agar ikut serta menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat dan mendorong terciptanya keamanan lingkungan masyarakat sekitar," ucap Juang lagi.

Acara dilanjutkan dengan sosialisasi dan diakhiri dengan Penandatanganan pakta integritas oleh semua pihak yang terkait sebagai wujud mendukung terlaksananya pemilihan serentak secara aman, damai, tertib dan lancar.

Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Jabiat Sagala, Kajari Samosir Budi Herman, Pabung 0210/TU J Aritonang, Kakan Kesbangpol Paris Manik Ketua KPU dan Bawaslu, tokoh masyarakat, dan para peserta. (fsrt)


Diberdayakan oleh Blogger.