Teganya! Dormian Sihite Bunuh Dua Anaknya Lalu Lukai Dirinya Sendiri

Dua anak yang dibunuh ibunya sendiri.
AJIBATA, JO- Seorang ibu Dormian br Sihite,37, tega membunuh kedua anaknya dengan menggunakan sebilah pisau di rumahnya di Dusun kelapa II Desa Kota Agung, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Minggu (15/7/2018) lalu.

Jenazah kedua anak yang bernama Robin Nicolas Manafe Manurung,8, dan Marcel Rafel Manurung,3, yang sebelumnya berada di RS Bhayangkara Lampung untuk diautopsi, telah tiba di kampung halaman orang tuanya di Desa Motung Kecamatam Ajibata, Tobasa, Selasa (17/7/2018).

Petrus,20, keponakan suami Dormian Sihite menuturkan, kejadian terjadi sekitar pukul 11.00 WIB.

“Saya tidak tahu persis kejadiannya bagaimana, sontak tulang (paman) saya nangis-nangis datang kerumah meminta petolingan karena telah terjadi peristiwa penusukan kepada kedua anaknya oleh istrinya hingga tewas mengenaskan," kata Petrus.

Tidak hanya itu, Dormian pun terluka di bagian perutnya usai menusuk kedua anaknya.

Melihat Dormian juga terluka, Petrus langsung membawa ke RS Natar Medika untuk mendapat pertolongan. Sedangkan pamannya Tunggung Manurung mengurus kedua anaknya yang sudah meninggal.




Kapolres Pesawaran AKBP Syaiful Wahyudi membenarkan peristiwa itu dan akan segera memeriksakan kejiwaan Dormian Sihite diketahui warga Dusun Masgar Kelapa 2, Desa Kota Agung, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, yang membunuh dua anak kandungnya.

Kejiwaan pelaku akan diperiksa, dan dari bukti-bukti dan keterangan saksi, ia mengarah tersangka. Tapi untuk membuktikan apakah ia bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya, akan kita periksakan kejiwaannya ke Rumah Sakit Jiwa Provinsi (RSJ) Lampung.

Dormian Sihite lalu dirujuk ke RS Bhayangkara dari RS Natar Medika untuk mendapatkan perawatan intensif, sedangkan kedua anaknya yang ia bunuh, yakni Robin Nicolas Manafe Manurung dan Marcel Rafel Manurung juga dibawa ke rumah sakit milik Polda Lampung itu untuk diautopsi.

“Dari keterangan saksi dan keluarga kan pelaku sakit maag kronis dan baru pulang dari rumah sakit dan tidak kunjung sembuh. Menurut keterangan anaknya, seminggu ini sering melamun sendiri di rumah. Nah masih kita dalami, apa sakit ini mempengaruhi kejiwaannya,” AKBP Syaiful Wahyudi.

Dari keterangan yang dihimpun dari orangtuanya, Tunggung Manurung mengatakan berawal dari anaknya Robin mengompol dan memanggil ibunya dan memindahkan anaknya ke kamar sebelah beserta anaknya yang lain yakni Marcel Rafael Manurung. Lantas, Tunggung mendengar tangisan anaknya, ketika dicek, ternyata anaknya sudah dalam keadaan telungkup bersimbah darah dan sang istri atau pelaku berusaha melukai perutnya sendiri.

Kemudian Tunggung Manurung membawa anaknya ke klinik Fauziah atau RS Berkah Indah, namun nyawa keduanya tak sempat tertolong. (jo-17)


Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.