Seorang Bocah 11 Tahun Tewas Setelah Berhasil Selamatkan Temannya di Kolam - Jakarta Observer - Breaking News & Opinion

Seorang Bocah 11 Tahun Tewas Setelah Berhasil Selamatkan Temannya di Kolam

Strack Pond si Forest Park, New York. (@NYPost)
JAKARTA, JO- Seorang anak laki-laki New York berusia 11 tahun meninggal pada Selasa (Rabu 7/2/2018 WIB) setelah menyelamatkan seorang teman yang jatuh melalui kolam beku.

Anak itu, Anthony Perez, jatuh ke dalam Strack Pond yang dingin di Forest Park di Queens, New York, Selasa siang, menurut petugas pemadam kebakaran, setelah dia menyelamatkan seorang temannya Juan Umpierrez, 12 , yang jatuh di sana.

Keduanya diketahui sedang bermain di Forest Park saat kejadian naas itu. "Dia (Anthony Perez) saat itu sedang di darat, lalu langsung pergi ke es setelah melihat temannya itu terjatuh," kata seorang sumber seperti dikutip NYPost.

Bocah ini kemudian berhasil mendorong Juan Umpierrez ke tempat yang aman, tapi dia terperosok dari atas es dan tidak bisa keluar.

Baca hotel terbaik di Paris, tulis komentarmu
Bandingkan harga hotel dan reviewnya di New York City
Baca review rental liburan di seluruh dunia
Ada apa di London? Cari hotel termurah dan nyaman disana!


Tim penyelamat kemudian datang dengan menerobos dingin air- memukul lapisan es tipis dengan tangan mereka - dan menarik Perez dari kolam, wakil kepala FDNY George Healy mengatakan.

Tapi ketika mereka membawa Perez ke darat, bocah malang itu sudah tidak bernapas - sehingga paramedis melakukan CPR dan membawa anak muda itu ke Rumah Sakit Jamaika, tempat dia kemudian dinyatakan meninggal dunia.

"Dia memang membantu mengeluarkan temannya tapi dia tidak bisa menyelamatkan dirinya sendiri," kata sumber penegak hukum tersebut.

Dua anggota tim penyelamat yang mengangkat si bocah dari kolam itu juga terpaksa dirawat di rumah sakit karena hipotermia.

Tetangga Perez di Middle Village terkejut dan sedih mendengar berita tersebut - tapi tidak heran Anthony begitu cepat bertindak.

"Saya akan memanggilnya pahlawan: Dia adalah pahlawan," kata Carmen Rivera, 51, yang tinggal di lantai bawah dari keluarga Perez. (jo-4)





Diberdayakan oleh Blogger.