JAKARTA, JO- Kepala Basarnas Marsdya TNI F Henry Bambang Soelistyo mengatakan, semua tim pencarian dan penyelamatan (SAR) kini diarahkan ke perairan sekitar 130 km dari Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah (Kalteng), menyusul penemuan serpihan dan sejumlah jasad yang diduga kuat terkait pesawat AirAsia QZ8501.

"Mulai saat ini semua tim SAR kita arahkan ke lokasi penemuan," kata Soelistyo di Jakarta, hari ini.

Cek Hotel di Jakarta, Bandingkan Tarifnya | Cek Hotel di Parapat, Danau Toba, Bandingkan Harga dan Baca Ulasannya | Cek Hotel di Bandung, Bandingkan Tarif dan Baca Ulasannya | Cek Hotel di Surabaya, Bandingkan Tarif dan Baca Ulasannya

Dikatakan, sejumlah pesawat TNI AU menemukan serpihan di sekitar Selat Karimata. Kemudian pada pukul 13.50 WIB unsur TNI AL, KRI Bung Tomo melihat benda terapung yang diduga emergency exit door.

"Saya memastikan bahwa benda-benda itu adalah bagian dari pesawat yang kita cari," katanya.

Dikatakan, untuk proses evekuasi, pihaknya akan melibatkan banyak pihak, dengan pusat di Lanud Pangkalan Bun, sementara untuk proses identifikasi oleh tim DVI akan dilakukan di Surabaya, Jawa Timur. (jo-4)

Mengunjungi London? Cek Daftar Hotel, Bandingkan Tarif dan Baca Ulasannya | Wisata ke New York? Cek Daftar Hotel, Bandingkan Tarif dan Baca Ulasannya | Jalan-jalan ke Las Vegas? Cek Daftar Hotel, Bandingkan Tarif dan Baca Ulasannya

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.