Chikungunya dan DBD Merebak di Semanan, Warga Minta Penyemprotan

Ilustrasi
JAKARTA, JO- Warga Kampung Duri Persakih RW 01, Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat (Jakbar) kini merasa cemas dengan adanya penyakit DBD dan Chikungunya yang mulai menyerang pada lingkungan wilayah Mereka.

Mereka kemudian meminta pihak terkait segera mengadakan penyemprotan jentik nyamuk agar penyakit tersebut tidak meluas.

"Kita minta pihak kelurahan maupun pihak kecamatan, dan puskesmas agar segera melakukan fogging di wilayah ini karena sudah banyak warga yang terserang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) maupun warga yang terserang penyakit Cikungunya," kata Ucok, seorang warga kepada Jakarta Observer.com, Senin (28/4).
         
Menanggapi masalah ini,Kasi Kesmas Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres Jakbar Agustina Wati mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan puskesmas sudah melakukan penyemprotan jentik nyamuk di Kampung Duri Persakih.

Agustina menjelaskan dari data yang diterima pihak puskesmas, warga yang terjangkit penyakit DBD tiga orang dan penyakit Chikungunya mencapai 13 orang. Mereka ada yang dirawat di RS Hermina,RSUD Cengkareng, dan adapula yang hanya berobat dipuskesmas saja.

Sebagian warga sudah pulang kembali ke rumahnya masing masing, diantaranya bernama OKI dari warga RT 08/01, Oktaviana RT 9/1, Mardinah RT 6/1, Suminah RT 04/01, Lilis 6/1 Sri RT 7/1.

Sementara Kepala Puskesmas Semanan drg Rulina saat dikonfirmasi Jakarta Observer.com membernarkan adanya warga dari Kampung Duri RW 01 yang terkena DBD dan Chikungunya. Namun ia menyesalkan banyaknya warga yang tak melapor jika wilayahnya terserang penyakit tersebut.

"Karena tidak lapor jadi kita tidak tahu apakah warga terserang penyakit Chikungunya atau tidak. Persoalannya kita bisa mengatakan penyakit Chikungunya itu jika sudah dilakukan tes laboratorium. Kita tahunya setelah dengar kabar saja," katanya.

Dikatakan, pihaknya juga sudah melakukan penyuluhan kepada warga. (Leman)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.