Abu Vulkanik Anak Krakatau, Masyarakat Keluhkan Kelangkaan dan Kenaikan Harga Masker
![]() |
| Anak Krakatau |
Hal itu disampaikannya Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rany Mauliani menyusul banyaknya keluhan masyarakat mengenai kelangkaan dan kenaikan harga masker di tengah dampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
"Terkait adanya keluhan kenaikan harga masker, saya kira ini harus menjadi perhatian serius. Saya mendorong Dinas PPKUKM bersama instansi terkait melakukan pemantauan harga dan ketersediaan masker di pasaran," ujar Rany, Senin (7/9/2026).
Rany menegaskan, kondisi darurat tidak boleh dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk meraup keuntungan berlebihan. Jika ditemukan indikasi penimbunan atau permainan harga, Pemprov DKI diminta mengambil langkah tegas sesuai ketentuan yang berlaku.
"Jangan sampai situasi bencana atau kondisi darurat justru dimanfaatkan oleh oknum untuk mengambil keuntungan berlebihan," tegasnya.
Selain pengawasan harga, Rany mendorong Pemprov DKI memastikan stok masker yang sesuai untuk melindungi masyarakat dari paparan partikulat abu vulkanik tersedia dan mudah diperoleh. Ketersediaan masker menjadi bagian penting dari upaya perlindungan warga.
"Jangan sampai masyarakat yang membutuhkan justru kesulitan mendapatkan masker karena stok terbatas," ucapnya.
Rany juga meminta kesiapan fasilitas kesehatan diperkuat untuk mengantisipasi warga yang mengalami gangguan pernapasan atau keluhan kesehatan akibat paparan abu vulkanik. Kesiapan tersebut mencakup tenaga medis, obat-obatan hingga ruang pelayanan, termasuk memastikan layanan kesehatan dapat diakses selama 24 jam.
"Layanan Jakarta Siaga 112 dan fasilitas kesehatan terdekat juga harus benar-benar responsif," katanya.
Ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan dengan mengikuti informasi resmi pemerintah. Warga juga diminta menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, mengurangi kegiatan luar ruangan yang tidak mendesak, serta segera mencari pertolongan medis apabila mengalami keluhan kesehatan.
"Pesan saya kepada masyarakat, tetap tenang tetapi jangan lengah. Ikuti informasi resmi pemerintah, gunakan masker ketika harus beraktivitas di luar rumah, kurangi aktivitas luar ruangan yang tidak mendesak, dan segera mencari pertolongan medis apabila mengalami keluhan kesehatan," tuturnya.
Di sisi lain, Rany mengapresiasi respons cepat Pemprov DKI dalam mengantisipasi dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Namun, ia meminta, langkah mitigasi dilakukan secara konsisten dan disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan hingga situasi dinyatakan aman. (jo5)

Tidak ada komentar: