Wagub Rano Karno Tantang Jakarta Provoke Tahun Depan Buat Event Lebih Besar di Sudirman-Thamrin

Rano Karno saat membuka Pameran Jakarta Provoke.

JAKARTA, Jakartaobserver.com- Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menantang panitia Jakarta Provoke membuat event lebih besar tahun mendatang di kawasan Jalan Thamrin dan Jalan Sudirman. Kegiatan itu sekaligus menjadi rangkaian kegiatan HUT ke-500 Kota Jakarta pada 2027 mendatang.
 
Tantangan itu disampaikan Rano Karno saat membuka secara resmi pameran seni kontemporer Jakarta Provoke di area Taman Menteng, Jalan Hos Cokroaminoto, RT 03/05, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan yang dimeriahkan karya seni dari 25 orang seniman dan 25 orang kurator ini direncanakan berlangsung hingga Minggu (26/7/2026) mendatang.

"Saya menantang panitia, tahun depan Jakarta akan berusia 500 tahun. Kita punya ruang luar yang panjangnya luar biasa, mulai dari Ratu Plaza sampai Hotel Indonesia, itulah ruang pamer kita," ujar Rano.

Sebab itu, Rano meminta jajaran panita untuk mulai memikirkan konsep kegiatan. Diharapkan, Jakarta Provoke 2027 menjadi kegiatan yang meriah menyambut peringatan ulang tahun ke-500 tahun Jakarta.

Dijelaskan Rano, kawasan sepanjang Jalan MH Thamrin mulai dari kawasan Ratu Plaza Jalan Sudirman hingga Hotel Indonesia di Bundaran HI Jalan Thamrin merupakan etalase yang harus diisi berbagai karya seni. Tidak hanya memberikan ruang ekpresi bagi seniman, pameran yang digelar di ruang publik menurutnya juga akan memberi insentif terhadap penilaian indeks Jakarta sebagai kota global.

"Saya ingin ini menjadi bagian dari ruang-ruang terbuka yang bisa diisi oleh teman-teman seniman. Karena salah satu penilaian indeks kota Jakarta juga dinilai dari kegiatan kebudayaan yang sifatnya terbuka dan berskala internasional," tegasnya.

Karena itulah, Rano mengakui dirinya mendorong pelaksanaan Jakarta Provoke pada 2026 ini digelar di Taman Menteng. Sebagai ruang publik, Rano menilai Taman Menteng yang memiliki fasilitas rumah kaca itu kurang dimanfaatkan maksimal untuk menggelar kegiatan.

Sebab itu, Rano juga mengajak para seniman tidak hanya menggelar event pameran saat pelaksanaan Jakarta Provoke saja. Ia berharap mereka bisa memanfaatkan Taman Menteng sebagai ruang publik yang dimanfaatkan untuk memamerkan berbagai karya mereka.

"Saya berharap Jakarta Provoke tidak berhenti pada agenda tahunan saja. Tetapi terus memprovokasi diri untuk berkembang dan menjadi ruang lahirnya berbagai karya seni baru yang diperhitungkan di tingkat nasional maupun internasional," tandasnya. (jo6)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.