Trump Sebut Calon Potensial untuk Ambil Alih Kepemimpinan di Iran
![]() |
| Donald Trump |
“Serangan itu sangat sukses sehingga melumpuhkan sebagian besar kandidat,” kata Trump kepada Jonathan Karl dari ABC News, seperti dilansir Senin (2/3/2026). “Tidak akan ada orang yang kami pikirkan karena mereka semua tewas. Peringkat kedua atau ketiga juga tewas.”
Komentar Trump muncul di tengah pertanyaan tentang bagaimana transisi kekuasaan di Iran akan berlangsung setelah kematian pemimpin tertinggi Iran yang telah lama berkuasa, Ayatollah Ali Khamenei.
Presiden juga menyinggung pembunuhan Khamenei, dengan mengatakan, “Saya membunuhnya sebelum dia membunuh saya. Mereka mencoba dua kali. Nah, saya membunuhnya lebih dulu.”
Sumber CNN menyebut, Departemen Kehakiman pada tahun 2024 mengumumkan dakwaan federal dalam rencana yang digagalkan untuk membunuh Trump sebelum pemilihan presiden. Menurut dokumen pengadilan, pejabat Iran meminta salah satu tersangka, Farhad Shakeri, untuk fokus pada pengawasan dan akhirnya pembunuhan Trump.
Sementara pejabat keamanan nasional tertinggi Iran, Ali Larijani, mengatakan Iran "tidak akan bernegosiasi dengan Amerika Serikat," dalam sebuah unggahan di X.
Larijani, yang merupakan salah satu tokoh paling berpengaruh di negara itu, membuat komentar tersebut sebagai tanggapan terhadap laporan media yang menunjukkan bahwa Iran telah menghubungi Amerika Serikat melalui perantara untuk meminta dimulainya kembali pembicaraan.
Presiden AS Donald Trump telah "menjerumuskan kawasan ini ke dalam kekacauan dengan 'harapan palsunya' dan sekarang khawatir akan korban jiwa lebih lanjut dari pasukan Amerika," kata Larijani, sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, di X.
"Dengan tindakannya yang delusi, ia telah mengubah slogan buatannya sendiri 'Amerika Pertama' menjadi 'Israel Pertama' dan mengorbankan tentara Amerika untuk upaya Israel meraih kekuasaan," tambahnya.
Larijani, yang merupakan penasihat utama mendiang Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, mengatakan pasukan Iran "tidak memulai invasi."(jo2)

Tidak ada komentar: