Menjaga Keutuhan NKRI Tanggung Jawab Seluruh Rakyat Indonesia
![]() |
| Foto: Sosialisasi Empat Pilar di Desa Togoliua, Halmahera Utara, Maluku Utara (Malut), Senin (16/3/2026). |
"NKRI bukan hanya konsep kenegaraan yang tercantum dalam konstitusi, tetapi juga nilai yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari," kata Irine dalam Sosialisasi Empat Pilar di Desa Togoliua, Halmahera Utara, Maluku Utara (Malut), Senin (16/3/2026).
Sosialisasi kali ini bertema “Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk Masa Depan” yang diikuti dengan sangat antusias warga Togoliua.
NKRI mengandung makna bahwa seluruh wilayah Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan, dengan keberagaman suku, agama, ras, budaya, dan bahasa yang dipersatukan oleh semangat kebangsaan.
IYRP menjelaskan NKRI merupakan bagian inti dari bangsa Indonesia. "NKRI yang harus selalu kita pegang teguh, dimanapun kita berada,” tegasnya.
Para peserta rata-rata adalah siswa, siswi dan orang tua murid dari Halmahera Barat. Para peserta sosialisasi sangat antusias dengan sosialisasi ini terlebih pada terhadap topik bahasan dan diskusi kali ini.
Begitu banyak keberagaman di Indonesia. Sebagai contoh adalah dari segi budaya, suku, agama dan letak geografis tempat tinggal. IYRP juga mejelaskan bahwa, generasi muda penerus bangsa harus selalu setia pada NKRI.
“Kita sebagai muda-mudi penerus bangsa untuk harus selalu setia pada NKRI. Pengajaran positif dari rumah harus selalu diingat dan dipahami oleh seorang anak. Jangan biarkan perbedaan menjadi penghancur, tetapi buatlah perbedaan menjadi penyatu yang membangun," sambungnya.
Dalam kehidupan sehari-hari, makna NKRI dapat diwujudkan melalui berbagai sikap dan Tindakan antara lain menghargai keberagaman, menjaga persatuan dan kesatuan, menjalankan hak dan kewajiban sebagai warna negara, menumbuhkan rasa cinta tanah air, menanamkan nilai kebangsaan dalam keluarga.
"Mengajarkan kepada anak-anak pentingnya persatuan, toleransi, dan cinta tanah air," kata IYRP. (jo3)

Tidak ada komentar: