Hapus Tato Gratis di Jaksel Disambut Antusias
![]() |
| Kegiatan Hapus Tato Gratis di Ruang Dirgantara, Kantor Wali Kota Jaksel. |
Menurut Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar, pelaksanaan kegiatan penghapusan tato yang rutin diselenggarakan setiap tahun. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki tujuan mulia, yakni memberikan kesempatan bagi masyarakat yang ingin berhijrah dan memperbaiki diri.
"Alhamdulillah, saat ini mereka sudah memiliki kesadaran untuk menghapus tato. Keberadaan tato kerap menjadi ganjalan saat berada di tengah masyarakat," ujarnya, Kamis (26/2/2026).
Anwar berharap, melalui kegiatan ini mereka bisa mendapatkan hidayah serta meningkatkan iman dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Koordinator Baznas (Bazis) Jakarta Selatan Ahmad Kahpi menuturkan, kegiatan hapus tato yang dilaksanakan pada bulan Ramadan menjadi momentum untuk membantu masyarakat menjadi pribadi yang lebih baik.
Ia menjelaskan, program Hapus Tato Gratis di Jakarta Selatan tahun ini menargetkan sebanyak 100 peserta. Namun, panitia juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang datang langsung ke lokasi atau secara on the spot.
"Lantaran banyak peminat mengalami kendala saat pendaftaran melalui situs web, kami mengarahkan mereka untuk menghubungi panitia melalui WhatsApp atau datang langsung ke lokasi. Jika kuota utama terpenuhi, kami tetap berupaya memberikan pelayanan kepada peserta di luar kuota," terangnya.
Sebelum tindakan dilakukan, lanjut Kahpi, peserta diwajibkan mengikuti sejumlah tahapan pemeriksaan kesehatan, antara lain pengecekan tekanan darah serta pemeriksaan laboratorium darah.
Pemeriksaan tersebut penting untuk memastikan peserta tidak memiliki penyakit bawaan yang berisiko saat tindakan berlangsung. Selain itu, tim medis juga melakukan pemeriksaan sensitivitas kulit karena kondisi setiap individu berbeda.
"Apabila ditemukan kondisi yang tidak memungkinkan, dokter akan memberikan arahan dan solusi lebih lanjut. Perlu dipahami bahwa penghapusan tato tidak dapat hilang secara instan hanya dengan satu kali tindakan laser karena sensitivitas kulit sangat berpengaruh," ungkapnya. (jo5)

Tidak ada komentar: