Dewan juri ADWI 2023 kunjungi Desa Hariara Pohan, Kecamatan Harian, Samosir, Sumut.

HARIAN, Jakartaobserver.com- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno akan memulai mengunjungi 75 besar desa wisata yang telah lolos proses kurasi dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023. Salah satunya desa wisata yang berada di wilayah Kabupaten Samosir yaitu Desa Hariara Pohan, Kecamatan Harian.
 
Peninjauan dan penilaian pun dilakukan oleh Dewan Juri ADWI 2023 Agus Wiyono dan Fathul Yadi ke Desa Hariara Pohan pada Rabu (19/07/2023) Pukul 08.00 WIB. Mereka didampingi Oleh Kadis Pariwisata Kabupaten Samosir Tetty Naibaho, Jontiner Sinabutar,Kades Hariara Pohan Viatur Sihotang dan stafnya, Camat Harian Hartopo Manik, Direktur BUMDes Bukit Holbung Sipege.
 
Kadis Pariwisata Samosir Tetty Naibaho mengatakan Setelah berhasil melewati tiga tahap, yakni tahap pendaftaran dengan jumlah pendaftar sebanyak 4.573 desa wisata, kemudian tahap seleksi 500 dan 300 besar, Negeri Rutong masuk 75 besar ADWI 2023.
 
Ada lima kategori yang menjadi penilaian juri saat kunjungan ke Desa Wisata Hariara Pohan yakni daya tarik pengunjung, homestay dan toilet umum, suvenir, digital dan konten kreatif serta Kelembagaan dan Cleanliness, Health, Safety ang Environmental Sustainability (CHSE).

Selain melakukan kunjungan, tim Kemenparekraf juga menyapa masyarakat secara langsung serta mempromosikan destinasi wisata Desa Wisata Hariara Pohan Kecamatan Harian.

"Kunjungan ke Negrian Sihotang, Desa Hariara Pohan, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir yang masuk 75 besar ADWI 2023 menjadi semangat baru serta memotivasi pemerintah negeri dan masyarakat, sehingga dapat mengembangkan desa wisata berkelas dunia, berkelanjutan, dan berdaya saing,” ujar Tetty.
 
ADWI merupakan program dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dalam rangka memberikan apresiasi kepada masyarakat penggerak sektor pariwisata dalam upaya percepatan pembangunan desa, mendorong transformasi sosial, budaya, dan ekonomi desa. Salah satu tahapannya adalah kunjungan tim juri Kemenparekraf.
 
Dewan Juri Fathul Yadi,Agus Wiyono mengunjungi lokasi-lokasi yang menjadi kategori penilaian. Kegiatan visitasi sendiri juga menjadi ajang promosi bagi 75 besar desa wisata ADWI untuk meningkatkan jumlah kunjungan sekaligus meningkatkan omzet penjualan produk ekonomi kreatif lokal. (josm-01)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.