Pengurus, pengawas dan managemen TC Invest bersama Deputi Perkoperasian, Kementerian Koperasi dan UKM Ahmad Zabadi (Tengah).

JAKARTA, Jakartaobserver.com- Koperasi Jasa Tri Capital Investasi (TC Invest) menggelar Rapat Kerja Nasional Semester II Tahun 2021 yang diikuti para pengurus maupun manajemen dari pusat dan berbagai cabang dan cabang pembantu dari berbagai daerah.
 
Kegiatan rakernas selama tiga hari mulai Jumat sampai Minggu (18-20/6/2021) digelar dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat di Hotel Century Atlet, Senayan, Jakarta.
 
Dihadiri Ketua Koperasi TC Invest Dr Iqbal Alan Abdullah, MSc, Sekretaris TC Invest Jones Sirait, Ketua Pengawas Eddy Muchtar, anggota Pengawas Dr Aripin, General Manager Agus Jamiatul Firdaus, Operasional & Legal Manager M Dedi Gunawan, Business Development Director, Finance Manager Nur Azizah Zuhriyah, Frontliner Manager Wina Febriyanti.

Hadir juga Kepala cabang TCI Bandung Yuliawati, Kepala Cabang Pontianak Riza Juliandri, Kepala Kantor Cabang Mojokerto Dewi Purnamasari, Kepala Cabang Jakarta Ida Ayu Widyastuti, Kepala Cabang Pembantu Singkawang Yanto, Kepala Cabang Pembantu Denpasar I Made Kusnadwi Putra, Kepala Cabang Pembantu Tangerang Fitri Yuanita, Kepala Cabang Pembantu Malang Prima Aditya dan Head of Funding, Business development Manager dan Business Suppport dari berbagai kantor cabang.
 
Menurut Ketua TC Invest Dr Iqbal Alan Abdullah, MSc pelaksanaan rakernas ini membahas evaluasi perjalanan TC Invest selama satu semester tahun 2021, dan perencanaan untuk semester kedua 2021.
 
Juga membahas sejumlah perkembangan perkoperasian Indonesia mengadapi pandemi Covid-19 termasuk bagaimana rencana TC Invest untuk melakukan spin off ke sektor produksi terutama dalam pengembangan sektor berorientasi ekspor sebagaimana diharapkan Kementerian Koperasi dan UKM.
 
Hadir juga memberikan masukan dalam rakernas ini adalah Deputi Bidang Perkoperasian, Kementerian Koperasi dan UKM Ahmad Zabadi, SH, MM. Selain itu hadir juga memberikan presentasi Bahaso aplikasi digital dan website pembelajaran bahasa asing, dan Esyirkah sebagai penyelenggara layanan urun dana melalui penawaran saham berbasis teknologi informasi (equity crowdfunding). (jo4)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.