10 Petugas di Dua Puskesmas Samosir Terindikasi Tertular Covid-19 - Jakarta Observer - Breaking News & Opinion

10 Petugas di Dua Puskesmas Samosir Terindikasi Tertular Covid-19

Lasro Marbun

SAMOSIR, JO- Sebanyak 10 orang pegawai yang bertugas di dua puskesmas di Samosir terindikasi tertular covid -19, kata Pjs Bupati Samosir Lasro Marbun, kepada wartawan, Sabtu (10/10/2020).
Dijelaskan Lasro, dirinya sudah mendapat laporan ada 10 orang yang terindikasi Covid-19 di Kecamatan Simanindo dan Pangururan, dan sudah dilaporkan ke Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Percepatan Covid-19 Provinsi Sumatera Utara. 

"Berikutnya terus mengambil langkah-langkah yang sesuai dengan protokol kesehatan,” katanya.
Bagi pegawai yang positif harus melakukan isolasi mandiri dengan pengamatan kesehatan, dan memberitahukan keluarga supaya menjaga protokoler kesehatan walaupun isolasi mandiri. Kemudian, mengadakan tracing kepada orang yang berhubungan erat dengan yang bersangkutan serta mengaktifkan tim di lapangan.

Menurutnya, pihaknya segera akan memulai sosialisasi dan edukasi publik yang lebih intensif, kalau dimungkinkan akan dibuat anggaran dan persediaan bahan akan dilakukan rapid test kepada pegawai, juga memantau kegiatan kampanye dan evaluasi sekaligus melihat apakah eskalasinya bisa berpotensi menjadi klaster. 

"Saya sudah perintahkan kepada Sekda selesai upacara gabungan hari Senin supaya dikomunikasikan dengan perangkat daerah terkait. Untuk sementara saya akan minta data, apabila Swab test sudah positif dari sekian orang, misalnya pegawainya 20 orang, kalau sampai tiga yang positif saya akan harus berani memutuskan untuk sementara Puskesmas distop dulu sampai berapa hari,” sebut Lasro Marbun. 

Sudah ada tujuh puskesmas yang saya kunjungi termasuk Lima Kecamatan dan sangat prihatin masalah kebersihan, makanya saya instruksikan seluruh pejabat tinggi pratama, administrator, pengawas, fungsional, dan pejabat pelaksana serta seluruh non PNS untuk membersihkan kantor masing-masing.
Ditanya tentang apakah ada rencana lock down Puskesmas tersebut untuk sementara waktu, Lasro menyebut akan dirapatkan hari Senin setelah selesai upacara gabungan. (fsrt)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.