Wayang Online Sosialisasikan Pancasila di Rembang - Jakarta Observer - Breaking News & Opinion
Sambutan Dr Evita Nursanty sebelum pagelaran wayang online 20 September 2020.

REMBANG, JO-
Pagelaran wayang merupakan pertunjukkan seni tradisi yang perlu dilestarikan. Selain memberi hiburan, wayang juga sarat dengan makna filosofi kehidupan dan wahana yang baik untuk menyampaikan pesan pesan termasuk sosialisasi Pancasila. 

 Sosialisasi Pancasila melalui wayang online inilah yang kembali diadakan anggota DPR/MPR RI Dr Evita Nursanty, MSc melalui dalang Ki Sigid Ariyanto pada Minggu (20/9/2020) lalu. Ditayangkan dari di Sanggar Cakraningrat Rembang, Gg Anggrek 1 Tawangsari RT 07 RW 3, Leteh Rembang.

Rembang, Jawa Tengah, dan disiarkan Live melalui Sigid Channel di Youtube. Dalam sambutannya, anggota DPR dari dapil Jateng III ini, berharap masyarakat tetap sehat, semangat dan produktif pada masa pandemi Covid19 ini. Dia juga terus mengingatkan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. “Ingatkan juga anggota keluarga dan tetangga kita supaya kita bisa memutus mata rantai Covid19 ini,” katanya.

  Wayangan ini juga menurutnya bertepatan dengan peringatan wafatnya Ibu Kartini pada 27 September. Ibu Kartini, kata Evita, memberikan inspriasi kepada kaum perempuan dan bangsa Indonesia mengenai persamaan hak perempuan dan pria dalam pembangunan Indonesia. 

 Masih kata politisi PDI Perjuangan ini, Pancasila adalah dasar negara dan ideologi negara yang sudah final yang terbukti mampu mempersatuakan bangsa Indonesia dari Sabang dan Merauke. Karena itu kewajiban kita untuk mempertahankan, menghargai dan mengamalkan nilai nilai Pancasila dalam kehidupan sehari hari. 

 Dalang Ki Sigid Ariyanto mengisahkan Dewi Kunthi sosok wanita yang memperjuangkan putra putranya (Pandhawa) untuk mendapatkan hak hidup yang layak. Maka Dewi Kunthi memberi restu kepada Brotoseno, putra kedua, untuk membuat lahan baru di Alas Mertani agar dibangun sebuah kerajaan. Atas "puasa" sang ibu, maka putra putranya nya berhasil membangun kerajaan baru yang diberi nama IndraprastaNgamarta. 

 Pandawa Lima adalah simbol Pancasila, dan doa ibu adalah kesuksesan anaknya. (jo2)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.