Masyarakat Samosir Diimbau tidak Bepergian ke Zona Merah di Sumut - Jakarta Observer - Breaking News & Opinion
Pengujian virus Covid-19 (Ilustrasi)
SAMOSIR, JO- Data hingga Jumat (12/6/2020) belum terdapat orang dengan positif Covid-19 di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara (Sumut), kecuali hanya 1 orang dengan status Orang Dalam Pemantuan (ODP). Masyarakat pun diimbau untuk tidak bepergian ke zona merah di Sumut untuk menghindari penularan tak tersadari dari mereka yang terinfeksi oleh Orang Tanpa Gejala (OTG).

"Pemkab Samosir tetap mengimbau untuk tidak ke luar daerah untuk sementara ini. Masa transisi ini memiliki potensi yang cukup tinggi untuk penularan, karenanya mari kita menahan diri untuk tidak bepergian ke luar daerah jika memang benar-benar tidak perlu dan urgent karena ada beberapa daerah yang berubah status dari zona hijau ke zona kuning seperti Paluta dan Palas," tulis pernyataan yang disampaikan Dinas Kominfo Kabupaten Samosir.

Di Sumut sendiri per Jumat kemarin (12/6/2020), jumlah kasus infeksi 88 orang. Atas perkembangan ini, Pemkab Samosir tetap meningkatkan penjagaan di pintu masuk ke Samosir jalur darat dan danau.




Dalam persiapan normal baru, masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada untuk tidak mengabaikan protokol kesehatan secara konsisten.

"Perlu kita ingat, Pemkab Samosir sedang mematangkan normal baru di bidang peribadahan dan pariwisata. Oleh karenanya, mari kita fokus pada dua bidang ini dengan mempelajari secara cermat protokol yang akan dikeluarkan. Kita menunggu sambil tetap melakukan apa yang telah kita lakukan sampai saat ini. Jika sudah dikeluarkan secara resmi, mari kita baca, simak, dan lakukan sebagai gaya hidup pada masa pandemi ini."

Norton home page: Cybercrime has evolved. Now, our protection has too.

Bersihkan dan Lindungi Website Anda Visit Sucuri

Di samping normal baru, Pemkab Samosir juga sedang mengkaji pelaksanaan pesta demokrasi dalam ajang pemilihan kepala daerah (pilkada). Bagaimana untuk dapat mengeliminasi sekecil-kecilnya jika mungkin menihilkan penularan mulai tahapan hingga pelaksanaannya nanti. Meskipun masih lama, namun Pemkab Samosir akan tetap berupaya mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi untuk kebaikan Samosir.

"Pekerjaan ini cukup berat namun satu hal yang perlu kita pegang yaitu kebersamaan seluruh eksekutif, legislatif, dan yudikatif serta seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga Kabupaten Samosir bebas Covid-19 sampai akhirnya," begitu Dinas Kominfo. (fsrt)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.