Pemkab Samosir Serahkan 14 Unit Kunci Rumah kepada Korban Banjir Bandang - Jakarta Observer - Breaking News & Opinion

Pemkab Samosir Serahkan 14 Unit Kunci Rumah kepada Korban Banjir Bandang

Bupati Rapidin Simbolon saat menyerahkan kunci rumah bagi korban bencana banjir bandang.
SAMOSIR, JO- Pemerintah Kabupaten Samosir, Selasa (25/2/2020), menyerahkan 14 kunci rumah morban musibah banjir bandang yang menimpa warga Ransang Bosi, Desa Buntu Mauli, Kecamatan Sitio-tio, Samsosir, Sumatera Utara pada bulan Mei 2019 lalu.

Bencana itu mengakibatkan sejumlah rumah warga rusak parah dan terbawa arus ke Danau Toba. Kala itu kerugianpun diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Bupati Samosir Rapidin Simbolon yang saat itu langsung turun ke lokasi bencana, atas nama pemkab melakukan koordinasi kepada Kementerian PUPR, sekaligus memohon agar pemerintah pusat memberikan perhatian khusus terhadap korban banjir bandang. Alhasil permohonan itupun dikabulkan.

Norton home page: Cybercrime has evolved. Now, our protection has too.

Bersihkan dan Lindungi Website Anda Visit Sucuri

Saat menyerahkan kunci, Bupati Samosir didampingi Wakil Bupati, para asisten, pimpinan OPD dan Camat Sitio-tio, sekaligus melakukan gunting pita disaksikan para tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat.




Dalam sambutannya Bupati Samosir Rapidin Simbolon mengatakan bahwa rumah yang baru dibangun tersebut merupakan usaha dan kerja keras dari Pemkab Samosir. 14 unit rumah itupun merupakan bantuan khusus dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI.

"Usaha kita untuk melakukan lobi telah dikabulkan, untuk itu kita patut berterimakasih dan bersyukur. Pemerintah akan terus berupaya memberikan yang terbaik kepada masyarakat, karena pemerintah hadir untuk memenuhi kebutuan rakyatnya,” kata Rapidin.

Di tempat terpisah Camat Sitio-tio menjelaskan bahwa pembangunan rumah tersebut dimulai pada akhir 2019. Sementara tanah lokasi pembangunan rumah tersebut adalah milik bius atau milik masyarakat setempat secara bersama.(fsrt )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.