Presiden Jokowi Saksikan Tujuh Anggota LPSK Ucapkan Sumpah - Jakarta Observer - Breaking News & Opinion
Pengucapan sumpah anggota LPSK yang baru di Istana Negara, Jakarta, Senin (7/1/2019).
JAKARTA, JO- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyaksikan pengambilan sumpah terhadap tujuh orang anggota Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), di Istana Negara, Jakarta, Senin (7/1/2019) siang.

Kegiatan ini dilakukan setelah Presiden melantik 16 duta besar (Dubes) Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk negara sahabat.

Pengucapan sumpah dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 232/P Tahun 2018 yang ditetapkan di Jakarta, tanggal 26 Desember 2018, tentang pengangkatan keanggotaan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban untuk Masa Jabatan 2018 – 2023.

Ketujuh anggota LPSK yang mengucapkan sumpah di hadapan Presiden Jokowi itu adalah:
1 Hasto Atmojo Suroyo
2 Brigadir Jenderal Polisi Purnawirawan Achmadi
3 Antonius Prijadi Soesilo Wibowo
4 Edwin Partogi Pasaribu
5 Livia Istania DF Iskandar
6 Maneger Nasution
7 Susilaningtias.

Pembacaan Keputusan Presiden Republik Indonesia tentang pengangkatan anggota Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban dibacakan oleh Deputi Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Cecep Sutiawan.




Kemudian pengucapan sumpah jabatan anggota Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban di hadapan Presiden Republik Indonesia dan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara yang dilakukan secara berurutan.

Upacara pengucapan sumpah jabatan anggota LPSK diakhiri dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Selanjutnya Presiden Jokowi beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo, dan Wakil Presiden Jusuf Kalla beserta Ibu Mufidah Kalla memberikan ucapan selamat kepada ketujuh anggota LPSK tersebut diikuti oleh tamu undangan yang hadir lainnya.

Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Menlu Retno Marsudi, Menhub Budi K. Sumadi, Menkominfo Rudiantara, Mendikbud Muhadjir Effendy, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (jo-2)


Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.