Penggalangan Dana “Peduli Sinabung” akan Digelar di Hotel Borobudur 25 Mei 2018 - Jakarta Observer - Breaking News & Opinion
Gunung Sinabung kembali erupsi. Ini menjadi bencana alam terlama di Indonesia. (@bpbdsumut)
JAKARTA, JO- Bencana erupsi Gunung Sinabung, Sumatera Utara masih belum berakhir bahkan terakhir erupsipun masih terjadi. Saat ini, masih ada ribuan KK yang masih belum direlokasi, dan masih banyak keperluan para pengungsi yang belum terpenuhi.

Kondisi ini mendorong Parruderude Group dengan menggandeng Pemuda Merga Silima (PMS) untuk menggelar malam donasi "Peduli Sinabung, Tanah Karo" yang akan digelar di Grand Manhattan - Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat, 25 Mei 2018.

Menurut Ketua Parruderude Group Nathan Sitompul, SE di Jakarta, Selasa (24/4/2018) acara pengalangan bantuan dan sumbangan lain ini akan melibatkan artis-artis Batak Toba dan Karo dari Parruderude Group dan PMS, seperti Stak Brothers Big Band, Tio Fanta Pinem, dan yang lainnya.

"Kami mengundang siapa saja yang perduli dengan bencana Sinabung untuk datang dan bersama-sama memberikan kontribusi langsung bagi para korban yang masih banyak di pengungsian," kata Nathan Sitompul, SE kepada pers di Jakarta, Selasa (24/4/2018).

Parruderude Group dan Pemuda Merga Silima

Menurutnya, bencana erupsi Gunung Sinabung harus tetap menjadi perhatian, apalagi para korban ini tidak henti mengalami musibah sejak tahun 2009, dan masyarakat disana kembali ke pengungsian saat Gunung Sinabung kembali erupsi pada awal April 2018 lalu.

“Saya yakin banyak saudara kita khususnya yang berasal dari Sumatera Utara yang perduli kepada masyarakat korban erupsi Gunung Sinabung dan nanti kita undang mereka untuk hadir di acara Peduli Sinabung di Hotel Borobudur, Jakarta, Tak hanya terbatas dari Sumatera Utara tapi dari seluruh Indonesia maupun luar negeri kita harapkan dapat hadir nanti,” sambung Nathan.




Ketua Harian Pemuda Merga Silima (PMS) Jabodetabek, Danu Sebayang, SH, MH menjelaskan, bencana erupsi Gunung Sinabung yang meluluhlantakkan daerah ini, membuat gagal panen dan belasan ribu masyarakat mengungsi, sehingga membutuhkan uluran tangan untuk membantu mereka.

"Dari peninjauan tim kami tercatat masih ada pengungsi sekitar seribuan KK yang belum direlokasi. Mereka sangat membutuhkan bantuan, karena itu kami menginisiasi kegiatan ini untuk meringankan beban para pengungsi," kata Danu Sebayang.

Sementara itu, Ketua Panitia Christofel Butarbutar, SH, MH, selain menghimpun dana panitia juga akan melakukan aksi sosial gotong royong langsung di lokasi pengungsian.

"Setelah pengumpulan dana di Hotel Borobudur kami akan ke Sinabung untuk menyalurkan bantuan kepada korban berupa, makanan, susu, obat-obatan, pakaian, selimut, dan kebutuhan logistik lainnya, termasuk pelatihan pertanian dan peternakan. Penyerahan bantuan bekerja sama dengan panitia posko pengungsian," ucap Christofel. (jo-2)

Diberdayakan oleh Blogger.