Pensiunan TNI, Untung menangis saat menyerahkan
anaknya yang terlibat pembunuhan ke kantor polisi.
JAKARTA, JO- Anaknya tersangka pembunuhan, pensiunan TNI ini, Untung, 56, mengaku merasa bersalah sebagai orang tua. Dia pun menangis saat menyerahkan sang anak ke polisi.

Informasi yang dihimpun Selasa (31/5), tangis sang ayah ini terjadi di Polsek Taman Sari Pangkal Pinang, Bangka Belitung, Jumat (27/5) lalu, ketika Untung sendiri memutuskan untuk menyerahkan anaknya, JE, 17, ke polisi.

JE merupakan satu dari tiga pelaku pembunuhan terhadap Hendi Pratama,24, pegawai honorer DKP Pemkot Pangkal Pinang. Pelaku lainnya adalah AL,15, serta DE,13. AL ternyata juga adalah anak Untung, tapi sudah terlebih dulu dibekuk aparat kepolisian.

Menurut Untung, dirinya sebagai orang tua merasa dihantui rasa bersalah begitu mengetahui anaknya menjadi tersangka pembunuhan.

"Sebagai orangtua merasa bersalah. Ini juga tanggung jawab saya sebagai orangtua," kata Untung.

Untung sendiri pensiun sebagai prajurit TNI tahun lalu.

Kasus ini diawali dengan penemuan mayat di hutan dekat Stadion Depati Amir Pangkal Pinang bulan lalu, yang kemudian identitasnya diketahui adalah Hendi, pegawai DKP Pangkal Pinang.

Polsek Taman Sari Pangkal Pinang kemudian menangkap AL dan DE. Dari keduanya, diketahui otak kejadian tersebut adalah JE yang sudah menghilang.

Polisi pun mengeluarkan DPO untuk JE yang telah disebar.

Berdasarkan keterangan pelaku AL, pengeroyokan terhadap korban Hendi berawal dari kebiasaan korban dan tersangka serta rekannya mengisap lem Aibon di tempat kejadian perkara (TKP) penemuan sesosok mayat.

Oleh karena dendam dan sakit hati karena korban tidak mau membagikan Aibon untuk diisap bersama-sama, para pelaku menyusun rencana untuk menghabisi korban. (jo-29)

Sebelum ke Yogyakarta, Cek Dulu Tarif Hotel dan Ulasannya Ke Bandung? Cek Dulu Hotel, Tarif dan Ulasannya Disini Cek hotel di Lombok, bandingkan harga dan baca ulasannya Liburan ke Surabaya? Cari hotel, bandingkan tarif dan baca ulasannya Cek hotel di Parapat, Danau Toba, bandingkan harga dan baca ulasannya

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.