Bus Samsat Keliling di depan Balai Kota DKI.
JAKARTA, JO- Mulai Sabtu (19/9), sebuah bus Samsat Keliling disediakan di Balai Kota DKI Jakarta. Bagi yang ingin melakukan wisata keliling Balai Kota bisa sekaligus membayar pajak.

seperti disampaikan Paur Samsat Keliling Jakarta Pusat Iptu Sabila, perlintaan itu langsung datang dari Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok).

"Ini langsung atas permintaan gubernur, sehingga warga bisa sekaligus melakukan pembayaran pajak sambil berwisata di Balai Kota," katanya.

Ke depan layanan Samsat Keliling akan terus ada di Wisata Balai Kota. Layanan dibuka setiap Sabtu dan Minggu, pukul 09.00 WIB hingga 15.00 WIB.

Warga yang hendak mengurus pajak baik kendaraan roda dua maupun roda empat wajib membawa beberapa persyaratan. Seperti BPKB, STNK, dan KTP.

Cek hotel di Lombok, bandingkan harga dan baca ulasannya | Liburan ke Surabaya? Cari hotel, bandingkan tarif dan baca ulasannya | Cek hotel di Parapat, Danau Toba, bandingkan harga dan baca ulasannya | Jalan-jalan ke Las Vegas? Temukan harga hotel terendah

"Semuanya harus dibawa baik yang asli maupun foto kopi. Karena kalau tidak ada itu semua, tidak bisa diproses," ujar Sabila.

Hingga pukul 14.00, ada sebanyak 13 warga yang membayar pajak kendaraan di Samsat Keliling Balai Kota. Dengan rincian sembilan kendaraan roda dua dan empat kendaraan roda empat.

"Cukup banyak yang mengurus, karena ini kan baru perdana. Kita sebelumnya juga sudah sosialisasi melalui media sosial juga," ucap Sabila.

Menurut Sabila, layanan yang diberikan dengan sama seperti biasanya. Bahkan prosesnya bisa lebih cepat karena tidak perlu mengantre. Namun di Samsat Keliling hanya bisa mengurus pembayaran pajak tahunan saja. Sementara untuk yang lima tahunan tetap harus ke Samsat kota.

"Semuanya sama, tapi bisa lebih cepat karena kan tidak antre. Biasanya 5-10 menit sudah selesai," ujar Sabila.

Selain Samsat Keliling, fasilitas lain yang juga ditambah seperti perpustakaan keliling, Mobil Training Unit Kejuruan Kecantikan dari Pusat Pelatihan Kerja Daerah Jakarta Pusat, serta mobil toilet. (jo-3)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.