UPS di SMAN 84 HIingga Kini Belum Pernah Difungsikan

Penampakan UPS di SMAN 84 belum pernah digunakan.
JAKARTA, JO- Begini nasib uninterruptible power supply (UPS) yang dikerjakan oleh PT Tavia Belva dengan nilai Rp 5.833.520.000 yang membuat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjandra purnama(Ahok) menjadi berseteru dengan anggota DPRD DKI Jakarta.

Dari pantauan JakartaObserver.com di salah satu sekolahan SMAN 84, Jalan Peta Barat, Kalideres, Jakbar UPS yang merupakan pekerjaan Suku Dinas Pendidikan Menengah pada anggaran APBDP 2014 hingga kini belum pernah digunakan.

Menurut penjaga sekolah yang enggan menyebutkan namanya, sejak dipasang di sekolahan ini, UPS belum pernah difungsikan sama sekali.

"Sejak dipasang Desember lalu kami belum pernah menggunakannya dan untuk apa juga menggunakan UPS itu listrik selalu hidup dan nggak pernah mati," katanya.

Cek Hotel di Jakarta, Bandingkan Tarifnya | Cek Hotel di Parapat, Danau Toba, Bandingkan Harga dan Baca Ulasannya | Cek Hotel di Bandung, Bandingkan Tarif dan Baca Ulasannya | Cek Hotel di Surabaya, Bandingkan Tarif dan Baca Ulasannya

Kalaupun mati listrik, lanjut dia, pihaknya menggunakan genset saja sudah cukup untuk memenuhi semua kebutuhan listrik di sekolahan ini.

"Genset saja semenjak dipasang di sekolahan ini belum pernah diservis atau ganti oli, apa lagi ini UPS kami pun tidak paham cara menggunakannya," katanya kepada JakartaObserver.com, Senin (2/3).

Menurutnya UPS tersebut tidak memberi manfaat untuk keberlangsungan dalam proses belajar dan mengajar juga. "Buktinya sampai hari ini belum pernah digunakan dan proses belajar mengajar tetap berjalan," katanya. (hery lubis)

Mengunjungi London? Cek Daftar Hotel, Bandingkan Tarif dan Baca Ulasannya | Wisata ke New York? Cek Daftar Hotel, Bandingkan Tarif dan Baca Ulasannya | Jalan-jalan ke Las Vegas? Cek Daftar Hotel, Bandingkan Tarif dan Baca Ulasannya

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.