Panglima TNI Berangkatkan 2.488 Prajurit Latgab TNI

Panglima TNI Jenderal Dr Moeldoko saat melepas 2.488 prajurit TNI yang akan mengikuti Latihan Gabungan (Latgab) TNI 2014, hari ini. (foto:puspen tni)
JAKARTA, JO- Panglima TNI Jenderal TNI Dr Moeldoko didampingi Kasal Laksamana TNI Marsetio, Kasau Marsekal TNI I B Putu Duniaserta Dirlatgab TNI Letjen TNI Lodewijk Paulus melakukan inspeksi dan memberangkatkan 2.488 Prajurit TNI dari Divisi Infanteri (Divif)-1/Kostrad yang tergabung dalam Latihan Gabungan (Latgab) TNI tahun 2014, di Dermaga Kolinlamil Tanjung Priok Jakarta Utara (Jakut), Minggu (25/5).

Inspeksi yang dilaksanakan tersebut bertujuan untuk mengecek kesiapan seluruh personel dan alutsista yang terlibat dalam Latgab TNI tahun 2014dari kesatuan Divisi-1/Kostrad, antara lain: Resimen Armed (Menarmed)-2/1/Kostrad, Batalyon Infanteri (Yonif) Linud 305/17/1/Kostrad Karawang, Yonif-321/13/1/Kostrad Tasikmalaya, Yon Armed 10/2/1/Kostrad Ciluer Bogor, Yon Armed 13/2/1/Kostrad Sukabumi, Baterai Arhanudri-1/1/Kostrad Serpong.

Kemudian Kompi Kavaleri Pengintai (Kikavtai)-1/1/Kostrad Cijantung, Ki Yonif 203/Mek, Kodam Jaya Tangerang, Ki Yonzipur-9/1/Kostrad Ujung Berung, Ki Yonbekang -1/1/Kostrad Cibinong, Ki Yonkes-1/1/Kostrad Cibinong, Ki Hub-1/1/Kostrad Ciluer Bogor, Ki Denpom-1/Kostrad Ciluar Bogor, Ki Denpal-1/Kostrad Cilodong dan Denma Divif -1/Kostrad Cilodong.

Selain melakukan inspeksi terhadap personel, Panglima TNI juga mengecek berbagai Alutsista Divisi-1/Kostrad yang akan terlibat dalam Latgab TNI 2014, seperti Tank Scorpion, Tank Stormer AP, Tank Stormer Comando dan Tank Stormer AVLB, Meriam 76 MM dan Meriam 155 MM.

Seluruh personel dan alutsista tersebut diberangkatkan melalui Dermaga Kolinlamil Tanjung Priok dengan menggunakan KRI Teluk Mandar-514, KRI Teluk Banten-516 dan KRI Teluk Ende-517.

Latgab TNI tahun 2014 yang melibatkan 15.108 dari TNI AD, TNI AL dan TNI AU serta sejumlah Alutsista sebagai salah satu bentuk kampanye militer dengan mengacu pada skenario latihan yang dibuat serealistis mungkin dengan didasarkan pada berbagai ancaman yang paling mungkin timbul, sehingga pada saat dihadapkan pada operasi yang sebenarnya prajurit dan satuan sudah memiliki kesiapan dan kemampuan yang
tinggi.

Latihan ini dilaksanakan mulai tanggal 1-5 Juni 2014 di perairan Samudera Hindia bagian selatan Jawa Timur dan Bali, yang puncaknya akan disaksikan secara langsung oleh Presiden RI Dr H Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 3 - 4 Juni 2014 di Asembagus Situbondo, Jawa Timur.

Selain itu,sejumlah persenjataan tempur TNI juga dikerahkan dalam Latgab kali ini, antara lain:TNI AD: Tank Stormer APC, Tank Scorpion, MI-35P, MI-17v5.TNI AL: Kapal Perang Jenis Perusak Kawal Rudal (PKR), Kapal Cepat Rudal (KCR), Kapal Cepat Torpedo (KCT) dan Kendaraan Tempur Marinir BMP3f, RM 70 Grad. TNI AU: Pesawat Sukoi, F-16, F-5 dan T-50. (jo-17)

Mengunjungi London? Cek Daftar Hotel, Bandingkan Tarif dan Baca Ulasannya

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.