Mubes Marga Naibaho se-Indonesia di Samosir Resmi Dibuka - Jakarta Observer - Breaking News & Opinion

Ads Top

Wabup Samosir Ir Juang Sinaga resmi membuka Mubes Naibaho se-Indonesia didampingi Ketua Panitia Mubes Hakim Bako, Ketua Umum PRNB se- Indonesia Ponten Naibaho, .Kakan Kesbang Pol Samosir Drs Paris Manik di Hotel Sitio-tio Pangururan, Samosir, Jumat  (6/7/2018).
PANGURURAN, JO- Wakil Bupati Samosir Ir Juang Sinaga resmi membuka Musyawarah Besas (Mubes) Marga Naibaho se-Indonesia di Hotel Sitio-tio, Aek Rangat, Pangururan, Jumat (6/7/2018).

Turut hadir mendampingi wabup, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Jaingot Banjar, Kadis Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Gomgom Naibaho, Kadis Koperindag Viktor Sitinjak, Kakan Kesbang Paris Manik, Kabag Tapem Agustianto Sitinjak.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan taganing (gendang) oleh wakil bupati Samosir didampingi Ketua Panitia Mubes Hakim Bako dan Ketua Umum Punguan Raja Naibaho (PRNB) se-Indonesia Ponten Naibaho.

Juang Sinaga mengatakan dirinya enyambut baik kegiatan yang dilaksanakan Pomparan Raja Naibaho se-Indonesia di Kabupaten Samosir. Kegiatan ini merupakan suatu hal yang luar biasa dan pantas untuk terus menerus dipertahankan, dimana pomparan Raja Naibaho se-Indonesia mampu berkumpul dan bertemu dan mengadakan acara di Bona Pasaogit Samosir.

"Hal ini menandakan konteks kekeluargaan, kebersamaan, persaudaraan yang akrab diantara pomparan Raja Naibaho," tutur Juang.




Ia menekankan agar Pomparan Raja Naibaho tetap berpegang penuh pada Dalihan Natolu (somba marhula-hula, manat mardongan tubu dan elek marboru) sehingga apapun masalah yang timbul dapat diselesaikan dengan baik.

Peran punguan marga (perkumpulan marga) lanjut Juang, sangat dibutuhkan dalam pembangunan di Kabupaten Samosir. Termasuk memberikan dukungan berupa pendapat tentang apa yang harus dilakukan pemerintah daerah.

"Pemerintah daerah akan menerima setiap usulan (pendapat) dari perantau dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk pembangunan," imbuhnya.

"Sebagai marga batak yang ditinggal di perantauan, jangan pernah lupa akan bona pasogit (asal muasal), mari berbuat dan mendukung pembangunan di Kabupaten Samosir," lanjut Juang Sinaga. (fsrt)




Diberdayakan oleh Blogger.