Wushu Kabupaten Samosir Bina Atlet Sejak Usia Dini

Para atlet wushu sanda usia dini  binaan Pengcab Samosir, Club Lumban Sijabat Tomok (foto: fsrt)
TOMOK, JO- Pengurus Cabang (Pengcab) Wushu Kabupaten Samosir, Sumatera Utara (Sumut) saat ini menggiatkan pembinaan mental dan fisik atlet sejak usia dini. Pembinaan fisik sesuai teknik wushu sanda (tarung bebas) dilakukan di enam sasana/club binaan Pengcab Wushu Indonesia Kabupaten Samosir.

Ketua Umum Pengcab Wushu Samosir Feriasi Sirait yang juga pelatih sanda kepada Jakarta Observer, Rabu (1/11/2017), mengatakan ratusan mulai usia dini siswa siswi tingkat SD dan SMP se-kabupaten dilatih di berbagai sasana antara lain club SMP Negeri 1 Simanindo dengan jumlah 56 atlet, Club Lumban Sijabat Tomok dengan jumlah 37 atlet.

Hotel Paling Romantis. Berapa Sih Tarifnya!! Hemat 25% untuk Setiap Hotel Tempat Anda Menginap & Baca Ulasannya
Cari Tahu Tarif Hotel Terkini di Medan
Cari Tahu Tarif Hotel Terkini di Palembang

Kemudian Club Pangaloan Huta Ginjang dengan jumlah 45 atlet, Club SMP Negeri 3 Simanindo dengan jumlah 31 atlet, Club Open Stage Tuktuk Siadong dilatih Sondang Siadari dengan jumlah 47 atlet, dan Club Tunas Harapan Garoga dengan jumlah 22 atlet.

Asisten pelatih (lao sie) Welma Damayanti Silaban mengutarakan latihan wushu sanda merupakan binaan program Pengcab Wushu Samosir untuk mencari bibit atlet petarung kelas junior tingkat Provinsi Sumatera Utara, karena direncanakan Maret 2018 akan digelar kejuaraan daerah.

"Kita sedang mencari bibit atlet di kelas junior untuk menghadapi kejuaraan daerah bulan Maret 2018 nanti," ujar Welma. (fsrt)





Diberdayakan oleh Blogger.