Ads Top

Tawuran Pelajar di Depok, Dua Remaja Bersenjata Tajam Ditangkap

Dua remaja yang terlibat tawuran diamankan di Mapolsek Pancoranmas, Depok. (@gayuh)
DEPOK, JO -Tawuran antarpelajar lagi-lagi terjadi. Kali ini, tawuran terjadi di wilayah Depok, tepatnya di Jalan Lembah Gurame, Depok Jaya, Pancoranmas, Kota Depok dan melibatkan para pelajar yang diduga dari SMP Pancoran Mas dengan SMP Pelita 1 dan 2, Rabu (14/12/2017), sekitar pukul 14.25 WIB.

Tawuran dua kelompok siswa itu menyebabkan satu unit angkot trayek D-01 Jurusan Depok dalam, kondisi rusak di bagian depan kanannya.

Menurut Irwan, warga Depok Jaya, saat itu dirinya melintas di sekitar Jalan Lembah Gurame Dekat SDN Depok Jaya 3. "Sekelompok siswa terlibat bentrok saling serang bahkan ada yang terlihat membawa senjata tajam," katanya.

Melihat adanya aksi bentrok para siswa tersebut, Irwan bersama warga berusaha membubarkan tawuran siswa, dan berhasil menangkap dua pelajar serta dua senjata tajam berupa celurit.

Hotel Paling Romantis. Berapa Sih Tarifnya!! Hemat 25% untuk Setiap Hotel Tempat Anda Menginap & Baca Ulasannya
Cari Tahu Tarif Hotel Terkini di Medan
Cari Tahu Tarif Hotel Terkini di Palembang

Setelah diamanakan dua siswa itu lalu dibawa ke salah satu pos keamanan dan selanjutanya dibawa ke kantor Mapolsek Pancoranmas.

Kanit Binmas Polsek Pancoranmas AKP Padmi yang datang ke lokasi bersama anggotanya mengatakan, dua siswa yang diamankan atas namma GRB,14, siswa SMP Pancoran Mas.

Sedangkan siswa lainnya berinisial MRS,16, yang diduga membawa senjata tajam berupa celurit dan perilaku bukan siswa melainkan putus sekolah dimana pendidikan terakhir hanya tamatan Sekolah Dasar.

"Aksi tawuran itu terjadi ketika siswa SMP Panmas melintas sekitar Jalan Lembah Gurame Depok Jaya, tiba-tiba dihadang oleh segerombolan siswa gabungan yang diduga dari SMP Pelita 1 dan Pelita 2 menghadang dengan senjata tajam celurit dan saling serang. Selanjutnya Kedua siswa tersebut langsung dibawa ke Mapolsek Pancoranmas untuk penyidikan lebih lanjut bersama barang bukti," kata AKP Padmi. (gayuh)


Diberdayakan oleh Blogger.