Pelaku Pencurian Restoran di Bandara Soekarno Hatta Ternyata Cleaning Service

K pelaku pencurian di restoran di area Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta.
JAKARTA, JO- Siapa pelaku pencurian yang kerap terjadi di restoran di area Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang terjawab sudah. Ternyata pelakunya adalah karyawan cleaning service.

Pengungkapan kasus ini terjadi setelah polisi memeriksa rekaman CCTV yang ada di lokasi. Tiga restoran yang kerap dibobol pencuri berinisial K, 25, ini adalah Indo Cafe, Baso Afung, dan Mochi Sweat.

K sendiri kini sudah ditangkap Polres Bandara Soekarno Hatta. Dia dibekuk di Terminal 2 Bandara Soetta pada Senin (4/9/2017).

"Kami sudah berhasil mengamankan pelakunya, ternyata tersangka ini orang dalam yang bekerja di Bandara Soetta," ujar Kapolresta Bandara Soekarno Hatta Kombes Pol Arief Rahman di Jakarta, Kamis (7/9/2017).

Menurut Kombes Pol Arief Rahman, pihaknya kerap mendapatkan laporan terkait tiga tempat usaha restoran yang dibobol pencuri. Pihaknya pun melakukan pemeriksaan CCTV. Gerak - gerik pelaku terekam jelas dalam rekaman CCTV.

Hotel Paling Romantis. Berapa Sih Tarifnya!! Hemat 25% untuk Setiap Hotel Tempat Anda Menginap & Baca Ulasannya
Cari Tahu Tarif Hotel Terkini di Medan
Cari Tahu Tarif Hotel Terkini di Palembang

Kapolres menyebut pelaku meraup sekitar Rp 100 juta dari hasil pencuriannya ini. Bahkan brangkas di restoran tersebut berhasil dijarahnya. "Pelaku melakukan aksinya itu tiap hari Minggu sekira jam 03.00 WIB saat kondisi sedang sepi," kata Kapolres.

Dia mengimbau kapada pemilik tempat usaha di Bandara Soetta agar lebih waspada lagi, dan pihaknya juga akan menerapkan pengamanan ekstra agar kejadian ini tidak terulang lagi.

Akibat perbuatannya tersebut pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. "Ancaman hukumannya paling lama 7 tahun kurungan penjara," tutur Kapolres.

Sementara itu dari pengakuan tersangka, pria asal Madura ini hanya tiga kali saja melakukan pembobolan di beberapa restoran yang ada di Bandara Soetta. Ia menyatakan melancarkan aksinya ini seorang diri.

"Saya ngambil brangkas dengan membawa troli sehingga tidak kelihatan dan dicurigai. Uang hasil curian sudah dibelikan sepeda motor dan untuk kebutuhan sehari - hari," papar pelaku. (jo-10)



Diberdayakan oleh Blogger.