Resto Apung Muara Angke
JAKARTA, JO- Resto Apung Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara sudah diground breaking pembangunannya, kemarin. Pembangunan resto ini diperkirakan memakan waktu sekitar 13 bulan., dengan perkiraan biaya yang dibutuhkan untuk pembangunannya Rp 85,175 miliar.

Dana pembangunan resto apung ini berasal dari pelampauan koefisien lantai bangunan (KLB) dua perusahaan swasta.

Resto apung ini memiliki desain menyerupai ikan pari dengan luas sekitar 4.458 meter persegi. Bangunan dua lantai dengan sembilan gazebo yang mampu menampung 29 pedagang hasil olahan laut. Nantinya resto ini dapat menampung sekitar 500 pengunjung.

Saat melakukan groundbreaking, Minggu (20/8/2017), Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta agar pembangunan resto apung ini jangan terlalu lama.

"Kalau bisa secepatnya, 11 sampai 12 bulan selesai. Selesai dibangun tolong dijaga dan dirawat agar tetap bersih," kata Djarot.

Diapun berharap resto apung ini akan menjadi tempat wisata, dan meminta semua dijaga dengan baik, kebersihan, keamanan dan kenyamanan maka orang banyak datang ke sini.

Pelabuhan Perikanan Muara Angke memiliki luas lahan sekitar 64 hektare merupakan salah satu sentra ekonomi masyarakat perikanan dengan produksi 150 ton per hari.

Pelabuhan ini dilengkapi dermaga tempat pelelangan ikan, cold storage, pasar grosir dan pusat jajan serba ikan (Pujaseri) yang diibangun sekitar tahun 1994 lalu. (jo-3)


Sebelum ke Yogyakarta, Cek Dulu Tarif Hotel dan Ulasannya
Ke Bandung? Cek Dulu Hotel, Tarif dan Ulasannya Disini
Cek hotel di Lombok, bandingkan harga dan baca ulasannya
Liburan ke Surabaya? Cari hotel, bandingkan tarif dan baca ulasannya
Cek hotel di Parapat, Danau Toba, bandingkan harga dan baca ulasannya
Bengkulu yang Sedang Bersinar, Cek hotel dan baca ulasannya



Diberdayakan oleh Blogger.