Pelatihan penggunaan modul perkuliahan membaca dan menulis
kelas awal untuk LPTK.
JAKARTA, JO - Florida State University (FSU) Amerika Serikat bekerja sama dengan Universitas Negeri Semarang (Unnes) melatih 45 dosen dari 17 LPTK mitra modul hasil riset internasional membaca dan menulis kelas awal. Modul tersebut merupakan hasil kolaborasi tim FSU dan Unnes selama hampir dua tahun, dan difasilitasi oleh USAID Prioritas.

“Modul ini akan meningkatkan mutu perkuliahan di PGSD untuk membaca dan menulis kelas awal. Di susun dengan pola terpadu dan beruntut antara unit satu dengan yang lain. Modul perkuliahan ini sangat lengkap dan akan meningkatkan keterampilan membaca dan menulis siswa kelas awal,” kata Direktur Program USAID Prioritas Stuart Weston di sela-sela pelatihan yang dilaksanakan di Hotel Alana, Yogyakarta (25/10).

Selama lima hari (21-25/10), peserta diajak untuk memahami dan menerapkan 12 unit dalam modul. Jumlah tersebut disesuaikan dengan jumlah pertemuan dalam perkuliahan reguler termasuk di dalamnya adalah dua kali pertemuan micro-teaching dan ujian tengah semester serta ujian akhir semester.

Modul kelas awal yang dikembangkan dibuat dari kajian kebutuhan untuk mata kuliah membaca dan menulis kelas awal. Kemudian dikaji berdasarkan riset internasional dan disusun dalam bentuk unit-unit materi pelatihan. Materi tersebut kemudian diujicobakan di Unnes pada semester ini.




Peserta berasal dari Universitas Negeri Medan, UIN Sumatera Utara, Universitas Negeri Makasar, UIN Alaudin Makassar, STKIP Muhammadiyah Manokwari, Universitas Negeri Semarang, UIN Walisongo Semarang, Universitas Negeri Yogyakarta, UIN Sunan Ampel, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Pendidikan Indonesia, UIN Sunan Gunungdjati Bandung, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten, IAIN SMH Banten, UIN Ar Raniry, dan Universitas Syiah Kuala. Mereka merupakan dosen yang mengampu mata kuliah kelas awal atau bahasa Indonesia kelas rendah.

“Hasil riset internasional dalam setiap unit dikembangkan dalam bentuk aktivitas seperti diskusi kelompok, perorangan, mengajar dengan berbagai media, aktivitas diskusi video, dan aktivitas-aktivitas yang mengolah kognitif, afektif dan psikomotorik peserta. Semua dikembangkan untuk memudahkan siswa dalam menguasai keterampilan membaca dan menulis,” ungkap Feiny Sentosa yang mengkoordinir kegiatan ini.

Perwakilan dari FSU, Norma Evans menjelaskan bahwa kualitas setiap modul merupakan standar internasional perkuliahan di kelas awal. Hasil penelitian yang dipakai dalam modul juga merupakan hasil penelitian terbaru sehingga sangat sesuai dengan perkembangan pembelajaran di dunia internasional.

“Materi perkuliahan dalam modul ini sangat berkualitas. Begitu Anda menguasai materi-materi dalam modul ini, maka anda sebetulnya sudah bisa mengajar perkuliahan membaca kelas awal di LPTK manapun di dunia,” kata Norma kepada 45 dosen LPTK dari 8 provinsi tersebut. (jo-2)

Sebelum ke Yogyakarta, Cek Dulu Tarif Hotel dan Ulasannya
Ke Bandung? Cek Dulu Hotel, Tarif dan Ulasannya Disini
Cek hotel di Lombok, bandingkan harga dan baca ulasannya
Liburan ke Surabaya? Cari hotel, bandingkan tarif dan baca ulasannya
Cek hotel di Parapat, Danau Toba, bandingkan harga dan baca ulasannya
Bengkulu yang Sedang Bersinar, Cek hotel dan baca ulasannya




Diberdayakan oleh Blogger.