Kasus Sonya Depari: Halo Nitizen, Please Janganlah Berlebihan

Sonya Depari bersama teman-temannya saat
dihentikan polisi.
MEDAN, JO- Hujat yang diungkapkan publik di berbagai media sosial membuat korban baru yakni ayah Sonya Depari. Sang ayah kemudian stress lalu stroke hingga meninggal dunia akibat hujatan yang bertubi-tubi yang diterima anaknya dan keluarganya.

Keprihatinan pun menyeruak. Publik memang tidak suka dengan sikap arogan, tapi siapa yang akan bertanggung jawab jika kemudian atas sikap penolakan seperti itu jatuh korban lain yakni orang tua atau keluarganya?

Suara itu pun datang dari Kepala Sekolah SMA Methodist 1 Medan, tempat Sonya Depari bersekolah. Sang kepsek Binsar Sitorus mengatakan, sikap nitizen yang membully Sonya tanpa ampun membuat sang ayah jatuh sakit dan meninggal.

"Kalau sudah begini, ini salah nitizen," katanya.

Kata Binsar Sitorus, apa yang dialamatkan ke Sonya sudah berlebihan. "Itu sudah berlebihan, euforia berlebihan sekali," sambungnya.

Secara terpisah, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) juga menuding media telah berlebihan memberitakan kasus siswi yang memarahi dan mengancam polisi, saat melakukan konvoi usai pelaksanaan Ujian Nasional (UN), pada Rabu 6 April 2016.

Kasus ini menjadi viral dan menjadi headline di banyak media lokal dan nasional, terutama di media online dan sosial media hingga menyebabkan terjadinya ‘bullying’ publik dalam berbagai bentuk kepada siswi tersebut.

Dalam kasus kejahatan dan atau kesalahan yang melibatkan anak atau remaja, AJI mengingatkan media untuk menyamarkan identitas anak atau remaja yang menjadi pelaku, karena pertimbangan melindungi masa depannya.

Menurutnya dalam pemberitaan sensitif terkait isu anak, media seharusnya tidak menjadikan popularitas orang tua atau wali sebagai alasan pembenar, untuk membuka identitas anak-anak yang menjadi pelaku kejahatan.

“Pengungkapan detail dari kasus kejahatan dan atau kesalahan yang dilakukan anak, bisa jadi akan menambah penderitaan tambahan bagi keluarga, korban atau orang-orang terdekatnya,” ujar Agoez. (jo-21)

Sebelum ke Yogyakarta, Cek Dulu Tarif Hotel dan Ulasannya Ke Bandung? Cek Dulu Hotel, Tarif dan Ulasannya Disini Cek hotel di Lombok, bandingkan harga dan baca ulasannya Liburan ke Surabaya? Cari hotel, bandingkan tarif dan baca ulasannya Cek hotel di Parapat, Danau Toba, bandingkan harga dan baca ulasannya
Diberdayakan oleh Blogger.