Karyawan Rumah Makan Minang Ditodong Celurit, Pelaku Curi Dompet dan HP

Korban penodongan.
DEPOK, JO - Seorang karyawan rumah makan bernama Anjar, pada Minggu (16/9/2018) dinihari menjadi korban penodongan dan perampasan di kawasan Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas.

Anjar saat ditemui di Sentra Pelayanan Kepolisian Polsek Pancoran Mas menjelaskan, kejadian ini berawal ketika dirinya hendak pulang ke rumahnya sekitar pukul 01.00 dinihari.

“Saat kami sudah naik motor dan dalam posisi duduk di atas motor, tiba-tiba pelaku langsung mengadang saya dan mengancam kami dengan mengalungi leher kami dengan celurit,” katanya.

Setelah mengancam dengan sebilah celurit pelaku merampas HP dan dompet berisi uang yang ada di dalam dompet.

“Pelaku seorang diri melakukan pukulan ke kepala saya sebanyak tiga kali dengan gagang senjata tajam jenis celurit yang digunakan pelaku untuk menodong saya,”ujarnya.

Dirinya takut melewan, pelaku meminta dompet dan HP.




“Saya ketakutan Pak karena celurit udah dilingkari di leher saya. Daripada saya apa-apa pelaku meminta hp samsung J dan dombet berisi uang Rp. 120 ribu diberikan setelah itu pelaku kabur,”tambahnya.

Sementara itu, Dian,18, teman korban, mengaku mengenal pelaku sehari-hari bekerja sebagai tukang parkir di perempatan Jalan Raya Sawangan, Mampang.

Pada saat kejadian sama petugas Polsek Pancoran Mas sudah dicek ke kediaman rumah tantenya pelaku bisa menetap namun oleh tantenya juga sudah diusir.

Karena pelaku juga pernah merampas paksa telepon genggam milik saudaranya sendiri.

Kapolsek Pancoran Mas Kompol Roni Agus Wowor menambahkan hasil keterangan korban petugas sudah mengetahui identitas pelaku.

“Anggota kita di lapangan sedang berusaha menangkap pelakunya,”katanya. (gayuh)


Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.