Tiga Perampok Minimarket di Rawabuntu Ditangkap di Bogor dan Semarang - Jakarta Observer - Breaking News & Opinion

Ads Top

Tiga Perampok Minimarket di Rawabuntu Ditangkap di Bogor dan Semarang

Rekaman CCTV saat perempokan minimarket.
TANGERANG, JO- Anggota Polsek Serpong Tangerang, Banten berhasil menangkap tiga pelaku perampokan minimarket Alfamart di Ciater Barat, Kelurahan Rawabuntu , Kecamatan Serpong, Tangerang, yang terjadi pada 22 Juni 2018 lalu.

Informasi yang dihimpun Kamis (12/7/2018), ketiga pelaku yang ditangkap yakni IN,21; RA,21, dan MU,20. Ketiganya ditangkap di lokasi berbeda di wilayah Bogor dan Semarang, diawali dengan dibekuknya IN di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor pada Selasa (5/7/2018).

Kapolsek Serpong Kompol Deddy Kurniawan mengatakan pihaknya setelah menerima laporan dari korban perampokan tersebut selanjutnya melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil meringkus tiga pelaku yang tercatat sebagai warga Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

"Para pelaku sudah berhasil kami tangkap, saat ini telah diamankan di Mapolsek Serpong.Kemudian kami kembangkan, kemarin, dua pelaku lainnya berhasil kami tangkap dipersembunyiannya di Semarang," ucap Kompol Deddy.




Selain menangkap tiga pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa dua unit sepeda motor yang digunakan pelaku saat beraksi, yaitu celana panjang krem, sweter abu-abu dan sepatu hitam, tas selempang yang dipakai salah satu pelaku sebagaimana terekam dalam CCTV.

Barang bukti lainnya berupa sepeda motor Honda Vario Tecno warna hitam nopol F-4232-RH, sepeda motor Honda Beat warna merah putih nopol F-6079-FBE, plat nopol F-4232-RH, senjata api jenis air soft gun, satu kotak plastik kecil berisi butiran peliru gotri air soft gun dan uang tunai Rp3 juta.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 365 KUHP. "Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara," tukas Kapolsek. (jo-10)

Berdasarkan rekaman CCTV yang diterima polisi, peristiwa itu terjadi Jumat, (22/6/2018) sekira pukul 05.09 WIB. Ketiga pelaku yang mengendarai dua sepeda motor tiba di pelataran toko waralaba yang sedang tidak ada pembeli. Dua pelaku mengenakan topi dan masker untuk menutupi sebagian wajahnya, sementara satu pelaku mengenakan switer berwarna abu-abu.


Diberdayakan oleh Blogger.