Demi Wanita, Oknum Driver Ojek Online Menjadi TNI Gadungan - Jakarta Observer - Breaking News & Opinion

Ads Top

Demi Wanita, Oknum Driver Ojek Online Menjadi TNI Gadungan

Pelaku saat mengenakan pakaian TNI.
BOGOR, JO - Driver ojek online yang mengaku sebagai TNI-AU berpangkat Sersan Dua (Serda) diamankan Satuan Polisi Militer TNI Angkatan Udara (POM AU) Lanud Atang Sedjaja Bogor, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Kamis (12/04/2018), sekitar pukul 21.00 WIB.

MR,25, yang diketahui oknum driver ojek online ini diamankan petugas lantaran nekat mengaku sebagai anggota POM TNI AU untuk menipu kekasihnya yang berprofesi sebagai perawat dijanjikan akan dinikahinya.

Berdasarkan laporan dari Sihabudin, keluarga kekasihnya, karena curiga terhadap pelaku yang tidak seperti anggota TNI, pelaku tidak mau di foto oleh keluarga korban dan pelaku tidak mau menunjukkan identitas diri.

“Saya mencoba menghubungi Lanud Atang Sendjaya Bogor untuk memastikan kebenaran profesi MR, namun setelah dicek, identitas MR tidak terdaftar di POM TNI AU,” ungkapnya.




Sementara, Dansat POM TNI AU Lanud Atang Sendjaja Bogor Letkol Kadek Jaya mengatakan pelaku diamankan oleh  Penyidik Kriminal POM AU Atang Sendjaya Bogor di kediaman pacarnya, di Jalan Baru Kp Salabenda kayu manis sekitar pukul 21.00 WIB.

“Dari hasil penangkapan tersebut, kami langsung melakukan pengembangan ke tempat kontrakan pelaku di Cilendek Kp Lebak koca semplak bogor, menemukan seragam dinas loreng POM AU berpangkat Serda, foto pelaku berseragam dinas dan foto prewedding dari HP Samsung flip-flop kecil milik pelaku,” jelas Kadek.

Kepada petugas, MR mengaku nekat menjadi POM TNI AU gadungan berpangkat Sersan Dua (Serda) untuk mengelabui sejumlah wanita yang dipacarinya.

Untuk meyakinkan wanita idamannya, pelaku mengaku membeli berbagai atribut TNI dari sejumlah toko perlengkapan militer hingga jual-beli online. Saat ini, kasusnya sudah diserahkan ke Polsek Kemang.

"Sekarang kasusnya diserahkan ke Polsek Kemang. Sampai saat ini, belum ada tindak pemerasaan dari RM selama menjadi TNI gadungan," tutupnya. (gayuh)

Diberdayakan oleh Blogger.