Disambut Meriah di KPK, Novel Baswedan Belum Bisa Langsung Bekerja - Jakarta Observer - Breaking News & Opinion

Ads Top

Disambut Meriah di KPK, Novel Baswedan Belum Bisa Langsung Bekerja

Novel Baswedan saat tiba di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/2/2018).
JAKARTA, JO- Penyidik KPK Novel Baswedan, Kamis (22/2/2017) tiba di Jakarta setelah sekian lama dirawat di rumah sakit di Singapura. Dia tiba di Bandara Seokarno Hatta sekitar pukul 11.30 WIB disambut pimpinan KPK Laode Muhammad Syarif bersama pegawai KPK lainnya, sejumlah keluarga dan kerabat.

Dari bandara, Novel Baswedan yang kembali ke Indonesia dengan didampingi keluarga, dokter itu kemudian berangkat ke Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Guntur, Jakarta Selatan dan tiba sekitar pukul 12.30 WIB. Di kantor KPK ini, dia disambut sangat meriah oleh para pegawai di gedung "Merah Putih" itu.

Selain para karyawan, terlihat juga disana sejumlah masyarakat yang terus memberikan dukungan kepada Novel Baswedan. Terlihat juga sejumlah atribut penyambutan yang ditujukan kepada Novel.

Seperti terlihat di halte Transjakarta Kuningan Madya di depan Gedung KPK juga dipasang spanduk ucapan selamat datang. Selain itu ada juga beberapa karangan bunga ucapan selamat datang di depan gedung. Panggung juga telah dibuat lengkap dengan peralatan sound system.

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, Novel sudah diizinkan tim dokter di Singapura menjalani rawat jalan, tapi Novel belum bisa langsung bekerja.

Baca hotel terbaik di Paris, tulis komentarmu
Bandingkan harga hotel dan reviewnya di New York City
Baca review rental liburan di seluruh dunia
Ada apa di London? Cari hotel termurah dan nyaman disana!

"Tapi Novel belum bisa masuk kerja karena alasan kesehatan tersebut," kata Febri.

Saat memberikan sambutan di KPK, Laode Muhammad Syarif menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah memberikan dukungan terhadap Novel Baswedan.

"Atas nama keluarga besar KPK kami ucapkan terima kasih atas doa dan dukungan dan simpati kepada KPK dan Novel Baswedan," ucap dia.

Dia juga menyebut Novel belum sepenuhnya pulih, masih akan akhir Maret akan dilakukan operasi terakhir dan diminta didoakan agar bisa berhasil.

Laode juga berharap pelaku penyerangan Novel Baswedan segera ditemukan. (jo-5)





Diberdayakan oleh Blogger.