Banjir Jakarta, 105 KK di Keluarahan Cawang Mengungsi

Kondisi banjir di Rawajati, Jakarta Selatan pukul 21.00 WIB.
JAKARTA, JO- Banjir yang melanda Kelurahan Cawang, Jakarta Timur, Senin (5/2/2018) malam menyebabkan sebanyak 105 kepala keluarga (KK) di enam RW mengungsi.

Tenda pengungsian dan peralatan evakuasi telah disiapkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Timur.

Ketua RW 02 Cawang Juanda mengatakan, air mulai naik ke permukiman warga sekitar pukul naik 06.00. Secara perlahan genangan terus naik dan pada pukul 15.00 ketinggian mencapai 1,5 meter. Bahkan hingga pukul 19.00 WIB, ketinggian genangan terdalam mencapai 2,7 meter.

"Kondisi genangan sudah mencapai 1,5 meter dan kemungkinan masih akan naik. Warga kami sudah mulai mengungsi," kata Juanda.

Baca hotel terbaik di Paris, tulis komentarmu
Bandingkan harga hotel dan reviewnya di New York City
Baca review rental liburan di seluruh dunia
Ada apa di London? Cari hotel termurah dan nyaman disana!

Di Gang Arus RW 02, saat ini tersedia satu dapur umum dan dua tenda pengungsian. Kemudian perahu karet Sudin Gulkarmat tiga unit, Satpol PP Jakarta Timur satu unit dan milik warga satu unit.

Berdasarkan data sementara, jumlah pengungsi ada 105 KK yang terdapat di lima RW terdampak genangan. Di RW 01, terdapat sekitar 15 KK mengungsi di eks Hotel Pondok Nirwana. Kemudian RW 02 sekitar 20 KK mengungsi di tenda pengungsian Gang Arus.

Selanjutnya di RW 03, sekitar 20 KK mengungsi di lapangan tenis belakang RSUD Budi Asih. Di RW 08, ada sekitar 15 KK di sebuah masjid terdekat dan di RW di 05 ada sekitar 35 KK di Kampus Binawan. (jo-3)




Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.