Presiden Jokowi Ajukan Kasau Marsekal Hadi Tjahjanto Gantkan Gatot Nurmantyo - Jakarta Observer - Breaking News & Opinion

Ads Top

Presiden Jokowi Ajukan Kasau Marsekal Hadi Tjahjanto Gantkan Gatot Nurmantyo

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
JAKARTA, JO- Menteri Sekretaris Negara (Mensekneg) Pratikno menemui Wakil Ketua DPR Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Fadli Zon, Senin (4/12/2017) pagi. Tujuannya untuk menyerahkan surat dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) berisi nama pengganti Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Nama calon pengganti yang segera akan diuji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi I DPR RI itu, adalah Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Hadi Tjahjanto.

"Saya menerima Mensesneg Pratikno yang menyampaikan surat dari Presiden tentang rencana pemberhentian dengan hormat Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Pergantian kepada Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI yang baru. Hanya satu nama yang tadi disampaikan," kata Wakil Ketua DPR Fadli Zon setelah menerima Pratikno di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (4/12/2017).

Pratikno sendiri meninggalkan gedung DPR sekitar pukul 08.50 WIB.

Hotel Paling Romantis. Berapa Sih Tarifnya!! Hemat 25% untuk Setiap Hotel Tempat Anda Menginap & Baca Ulasannya
Cari Tahu Tarif Hotel Terkini di Medan
Cari Tahu Tarif Hotel Terkini di Palembang

Menurut Fadli Zon, surat dari presiden itu diserahkan langsung kepada Plt Sekjen DPR Damayanti untuk diproses.

Selanjutnya, surat akan dibahas dalam rapat pimpinan DPR yang menurut rencana digelar Senin siang. Sesuai mekanisme, surat akan terlebih dahulu dibahas dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus) untuk mengagendakan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) oleh komisi terkait, yakni Komisi I.

Politisi Partai Gerindra itu berharap proses dapat diselesaikan sebelum DPR memasuki masa reses pada 13 Desember 2017. Keinginan untuk segera memproses pergantian tersebut juga disampaikan Presiden melalui surat tersebut.

"Dalam surat juga disampaikan keinginan untuk bisa diproses dalam waktu yang tidak lama," katanya. (jo-2)



Diberdayakan oleh Blogger.