Anggaran Kunker DPRD DKI Rp107,7 Miliar, Perlu Efisiensi

Gedung DPRD DKI Jakarta.
JAKARTA, JO- Anggaran kunjungan kerja (kunker) DPRD DKI Jakarta pada RAPBD 2018 mencapai Rp107,7 miliar. Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi telah meminta dilakukan efisiensi anggaran itu.

Pembahasan anggaran ini dilakukan Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) DKI Jakarta di Gedung DPRD Jakarta, Selasa (28/11/2017).

Seperti dijelaskan Wakil Ketua Banggar DPRD DKI Jakarta Mohammad Taufik, dalam rapat kali ini, ada sejumlah anggaran yang akan diefisiensi. Salah satunya anggaran kunjungan kerja (kunker) DPRD senilai Rp 107,7 miliar.

"Anggaran itu akan diefisiensikan sekitar Rp 40 miliar. Kemarin saya ikut menghitung dan anggaran itu masih bisa dikurangi," ujarnya.

Sebelunnya Prasetio Edi Marsudi juga menyebut anggaran itu terlalu gemuk. Proses penyusunan anggaran juga diminta mengikuti aturan yang berlaku.

Hotel Paling Romantis. Berapa Sih Tarifnya!! Hemat 25% untuk Setiap Hotel Tempat Anda Menginap & Baca Ulasannya
Cari Tahu Tarif Hotel Terkini di Medan
Cari Tahu Tarif Hotel Terkini di Palembang

"Pastikan ada payung hukumnya. Saya juga minta kepada seluruh dewan untuk efisiensikan anggaran supaya lebih berguna bagi warga," tandasnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, masih akan melakukan pembahasan terhadap RAPBD 2018. Karena itu, pelaksanaan rapat paripurna RAPBD yang dijadwalkan, Senin (27/11) ditunda.

Dikatakan Anies, perhatian dan sorotan dari masyarakat cukup membantu dalam mencermati ribuan item anggaran. Karena itu, ia merasa bersyukur masyarakat membantunya mencermati anggaran yang kurang tepat.

Selanjutnya, masukan dari masyarakat akan menjadi bahan ulasan agar komposisi anggaran lebih baik lagi. Ditegaskannya, masukan-masukan juga menjadi pelajaran dalam penyusunan anggaran pada tahun mendatang.

"Hari ini kita masih akan review dan memastikan masukan-masukan yang diberikan Insya Allah menjadi bahan bagi kita," tandasnya. (jo-3)


Diberdayakan oleh Blogger.